Kamis, 22 JANUARI 2026 • 16:47 WIB

Banjir Melanda Berbagai Wilayah di Kota Bekasi, Warga Hadapi Kesulitan

Author

Banjir Melanda Berbagai Wilayah di Kota Bekasi, Warga Hadapi Kesulitan

Sejumlah daerah di Kota Bekasi, Jawa Barat, masih terendam banjir, menimbulkan berbagai masalah bagi masyarakat setempat.

Baca juga: Novak Djokovic Kembali Melaju ke Semifinal US Open 2025

Genangan air di beberapa lokasi berkisar antara 5 hingga 90 sentimeter, mengganggu aktivitas sehari-hari warga.

Kondisi Terkini Banjir di Bekasi

Banjir di Kota Bekasi diakibatkan oleh kondisi cuaca ekstrem yang berlangsung belakangan ini. Hal ini disampaikan oleh Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bekasi, Idham Kholid.

Idham menjelaskan bahwa saat ini, banjir tersebar di sembilan titik berbeda, dan pada siang hari masih ada area yang digenangi air.

"Masih (terjadi banjir di sejumlah titik di Kota Bekasi) sampai saat ini," ungkap Idham kepada awak media pada Kamis (22/1/2026).

Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Batal karena Kerusuhan dalam Negeri

Daftar Lokasi yang Terendam

Daerah yang terdampak banjir mencakup beberapa lokasi dengan ketinggian air yang bervariasi. Di Perum Taman Narogong Indah, ketinggian air mencapai 40-60 cm.

Sedangkan di Perum Jatibening Permai, ketinggian air mencapai 90 cm, di mana dua unit pompa air sedang berfungsi untuk mengurangi genangan.

Dampak Banjir terhadap Masyarakat

Kondisi banjir tentunya menimbulkan kesulitan bagi warga di area terdampak, khususnya dalam akses menuju rumah dan fasilitas umum. Masyarakat mengalami kesulitan dalam sebuah rutinitas harian.

Ada laporan mengenai beberapa rumah yang roboh akibat terjangan banjir, salah satunya terjadi di Kaliabang Rorotan.

"Akibat cuaca ekstrem," kata Idham menambahkan penjelasan mengenai penyebab terjadinya bencana ini.

Baca juga: Kasus Oknum Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online, Jalur Pidana Terancam

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU