Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan untuk memberikan pidato kunci di World Economic Forum (WEF) 2026 yang akan diadakan di Davos, Swiss.
Baca juga: Desta Ikut Dukung ‘Tuntutan 17+8’ untuk Keadilan dan Aspirasi Masyarakat
Ini akan menjadi momen bersejarah bagi Prabowo, karena ini adalah pertama kalinya ia berbicara sebagai presiden di forum yang dihadiri oleh 61 kepala negara.
Rencana Pidato dan Dialog Strategis
Berdasarkan informasi dari Sekretariat Kabinet, Prabowo akan mencatatkan namanya di panggung internasional pada tanggal 22 Januari 2026, tepatnya pukul 14.00 CET atau 20.00 WIB.
Tidak hanya memberikan pidato, Prabowo juga dijadwalkan melakukan dialog strategis dengan CEO dari berbagai perusahaan terkemuka di dunia.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens
Momentum Positif untuk Indonesia
Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Nurul Ichwan, mengatakan kehadiran Indonesia di WEF adalah kesempatan berharga untuk membangun citra positif di panggung global.
"Karena kita melihat ini momen yang sangat penting. Kenapa penting? Karena Indonesia sudah sebenarnya dipandang cukup baik dan punya potensial untuk bisa mengundang investasi masuk ke Indonesia," ujarnya di Jakarta.
Kesempatan untuk Menawarkan Investasi
Managing Director Global Relations and Governance Danantara, Mohamad Al-Arief, menyoroti bahwa forum ini memberikan kesempatan untuk menawarkan investasi di sektor strategis yang sejalan dengan agenda pembangunan nasional.
"Kami sangat interested dengan isu-isu transisi energi, ketahanan pangan, dan juga pengembangan industri yang bernilai tambah," kata Al-Arief, yang menekankan pada pentingnya investasi dalam menciptakan lapangan kerja.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: