Jumat, 16 JANUARI 2026 • 10:23 WIB

NATO Tingkatkan Kehadiran Militer di Greenland, AS Pastikan Rencana Akuisi Trump Tetap Berjalan

Author

NATO Tingkatkan Kehadiran Militer di Greenland, AS Pastikan Rencana Akuisi Trump Tetap Berjalan

Keputusan NATO untuk mengerahkan pasukan di Greenland menjadi sorotan dunia internasional baru-baru ini.

Baca juga: Kasus Oknum Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online, Jalur Pidana Terancam

Amerika Serikat menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak memengaruhi rencana Presiden Donald Trump terkait penguasaan wilayah strategic ini.

Kegiatan NATO di Greenland

Pada Rabu (14/1), NATO mengumumkan pengerahan pasukannya ke Greenland sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat kehadiran militernya di kawasan Arktik.

Wakil Perdana Menteri Greenland, Mute Egede, mengonfirmasi bahwa 'tentara NATO diperkirakan akan lebih banyak hadir di Greenland mulai hari ini dan beberapa hari mendatang'.

Ia menambahkan bahwa 'akan ada lebih banyak penerbangan dan kapal militer', yang melambangkan komitmen NATO untuk menjaga stabilitas di wilayah tersebut.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens

Pernyataan dari Gedung Putih

Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, dengan tegas menyatakan bahwa pengerahan pasukan NATO tidak memengaruhi proses akuisisi Greenland oleh Donald Trump.

'Saya rasa pasukan di Eropa tidak memengaruhi proses pengambilan keputusan presiden, dan sama sekali tidak memengaruhi tujuannya untuk mengakuisisi Greenland,' ujarnya.

Leavitt juga menjelaskan bahwa Trump menganggap akuisisi Greenland sebagai prioritas keamanan nasional, yang menunjukkan pentingnya wilayah tersebut bagi Amerika Serikat.

Pertemuan Diplomatik Setelah Pengumuman

Di hari yang sama dengan pengumuman pengerahan pasukan, terjadilah pertemuan antara Wakil Presiden JD Vance, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, serta perwakilan dari Denmark dan Greenland.

Leavitt mendeskripsikan pertemuan itu sebagai 'produktif', dan menyebutkan bahwa kedua delegasi sepakat untuk membentuk kelompok kerja.

Kelompok kerja ini akan bertugas melanjutkan pembicaraan teknis tentang akuisisi Greenland, dengan pertemuan dijadwalkan setiap dua hingga tiga minggu.

Baca juga: Pihak Kampus dan Polda Jabar Bantah TNI-Polri Masuk Kampus Saat Kericuhan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU