Negara-negara Eropa, seperti Italia, Jerman, Polandia, dan Spanyol, mengeluarkan peringatan bagi warganya untuk segera meninggalkan Iran. Peringatan ini disebabkan meningkatnya kekhawatiran akan keamanan di tengah aksi protes anti-pemerintah yang meluas.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni Berlanjut
Kondisi di Iran semakin memanas setelah gelombang protes dimulai pada akhir Desember 2025. Peringatan ini merupakan upaya pemerintah Eropa untuk melindungi keselamatan warganya di negara yang tengah mengalami ketidakstabilan.
Sikap Negara Eropa Terhadap Keadaan di Iran
Kementerian Luar Negeri Italia memberikan laporan bahwa sekitar 600 warganya kini berada di Iran, dengan mayoritas tinggal di Teheran. Mereka mendesak para warganya untuk segera meninggalkan negara tersebut seiring dengan meningkatnya ketegangan.
Polandia juga merespons situasi ini dengan mengeluarkan imbauan pada tanggal 14 Januari 2026, meminta agar warganya tidak melakukan perjalanan ke Iran. Peringatan ini menunjukkan perhatian pemerintah Polen terhadap keselamatan rakyatnya di luar negeri.
Baca juga: Korea Selatan Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Jerman menegaskan bahwa mereka yang sudah berada di Iran harus secepatnya meninggalkan wilayah tersebut. Dalam pernyataan resmi, Kedutaan Besar Jerman di Teheran menegaskan adanya 'risiko penangkapan sewenang-wenang' bagi warganya yang sekarang berada di Iran.
Kondisi Keamanan di Iran
Gelombang protes yang terjadi di Iran dimulai pada 28 Desember 2025 dibarengi dengan jatuhnya nilai mata uang rial dan kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi yang memburuk. Demonstrasi ini berkembang ke berbagai kota, memamerkan ketidakpuasan masyarakat terhadap pemerintah.
Kementerian Luar Negeri Spanyol mengeluarkan pernyataan yang menekankan bahwa situasi di Iran dan sekitarnya sangat tidak stabil. Mereka mengimbau warga Spanyol yang tinggal di Iran untuk segera meninggalkan negara tersebut melalui jalur yang tersedia.
Dampak Protes Terhadap Warga Asing
Protes yang terus berlanjut tidak hanya mempengaruhi warga lokal tetapi juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga asing di Iran. Meningkatnya ketegangan tersebut mendorong berbagai negara untuk melindungi warganya dengan memberikan peringatan untuk meninggalkan wilayah tersebut.
Secara keseluruhan, tindakan pemerintah Eropa mencerminkan kepedulian yang dalam terhadap keselamatan warga negara mereka dalam menghadapi situasi yang kian tidak menentu di Iran.
Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Korban di Kampus
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: