Rabu, 14 JANUARI 2026 • 17:12 WIB

Tindakan Tegas AS Jika Iran Eksekusi Demonstran Protes

Author

Tindakan Tegas AS Jika Iran Eksekusi Demonstran Protes

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memperingatkan akan mengambil langkah drastis jika Iran benar-benar mengeksekusi para pengunjuk rasa. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan politik yang semakin memanas di Iran, dengan banyak nyawa yang dipertaruhkan.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas

Dalam wawancara dengan CBS News pada 13 Januari 2026, Trump menegaskan bahwa AS akan menunjukkan 'tindakan yang sangat keras' terhadap Iran jika eksekusi tersebut dilanjutkan.

Pernyataan Keras Trump Terhadap Iran

Dalam wawancara tersebut, Trump mengatakan, "Saya belum mendengar soal hukuman gantung itu. Jika mereka menggantung orang-orang tersebut, Anda akan melihat beberapa hal terjadi."

Untuk menegaskan pendiriannya, Trump menyatakan, "Tujuan akhirnya adalah menang. Saya suka menang," sehingga menunjukkan pendekatan agresifnya dalam kebijakan luar negeri.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial

Kondisi Protes dan Ancaman Eksekusi

Sebelumnya, Fox News melaporkan tentang vonis mati yang diterima seorang pengunjuk rasa berusia 26 tahun bernama Erfan Soltani. Kabar ini menambah kekhawatiran akan meningkatnya ketegangan di Iran.

Kedutaan Besar virtual AS untuk Iran juga mengeluarkan peringatan bagi warga negaranya untuk segera meninggalkan negara tersebut. Peringatan tersebut berbunyi, "Warga negara AS harus segera meninggalkan Iran. Pertimbangkan untuk keluar melalui jalur darat menuju Turki atau Armenia, jika aman untuk dilakukan."

Dampak Politik dan Hubungan Bilateral

Dalam catatan dari Kedutaan, warga negara dengan kewarganegaraan ganda AS-Iran harus menggunakan paspor Iran untuk keluar karena pemerintah Iran tidak mengakui status kewarganegaraan ganda.

Hubungan diplomatik antara AS dan Iran sudah terputus sejak April 1980, yang membuat komunikasi antara kedua negara sangat terbatas, sering kali dilakukan melalui perantara seperti Swiss dan Pakistan.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengejutkan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU