Senin, 12 JANUARI 2026 • 12:16 WIB

Peluncuran 166 Sekolah Rakyat: Upaya Pemerintah Perluas Akses Pendidikan di Kalimantan Selatan

Author

Peluncuran 166 Sekolah Rakyat: Upaya Pemerintah Perluas Akses Pendidikan di Kalimantan Selatan

Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Senin (12/1) untuk meresmikan 166 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah menteri serta sekitar dua ribu peserta dari berbagai lapisan masyarakat.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Transfer Alexander Isak

Momen ini menandai langkah penting pemerintah dalam memperluas akses pendidikan, terutama bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu. Kehadiran program ini diharapkan dapat memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Penyambutan Meriah di Sekolah Rakyat Terpadu 9

Setibanya di Sekolah Rakyat Terpadu 9, Presiden Prabowo disambut dengan perayaan dari para siswa mengenakan seragam khusus dan baret merah. Dalam kesempatan ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi bersama beberapa menteri lain mendampingi Presiden dalam peresmian.

Suasana yang ceria dan antusiasme siswa mencerminkan semangat positif yang dihadirkan oleh program ini. Penyambutan ini bukan hanya untuk menghormati presiden tetapi juga untuk menunjukkan harapan besar dari masyarakat terhadap pendidikan.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni Berlanjut

Sekolah Rakyat: Program Strategis untuk Pendidikan

Sekolah Rakyat adalah inisiatif strategis pemerintah yang bertujuan untuk membantu memutus rantai kemiskinan dengan memberikan akses pendidikan kepada anak-anak dari keluarga miskin. Dengan 166 lokasi baru, program ini bertujuan untuk menjangkau lebih banyak siswa yang membutuhkan pendidikan dasar.

Setiap sekolah diharapkan bisa menyediakan pendidikan yang berkualitas, mengingat pendidikan dasar adalah fondasi penting untuk masa depan anak-anak. Program ini menjadi salah satu langkah signifikan dalam mengurangi angka kemiskinan di Indonesia.

Statistik dan Rencana Pengembangan Selanjutnya

Saat ini, Sekolah Rakyat Rintisan telah mengakomodasi 14.846 siswa dengan dukungan dari 2.218 guru dan 4.889 tenaga kependidikan. Data ini menunjukkan potensi besar dari program untuk menjangkau lebih banyak anak yang membutuhkan.

Rencana pengembangan juga sedang dilakukan dengan 104 titik lokasi Sekolah Rakyat Permanen yang direncanakan akan dibangun di berbagai wilayah di Indonesia. Ini menandakan komitmen pemerintah untuk terus memperluas akses pendidikan.

Baca juga: Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU