Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menyoroti kinerja wasit setelah timnya menelan kekalahan dari Persib Bandung. Kekalahan ini berakhir dengan skor 0-1 pada pekan ke-17 Super League 2025/26.
Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Langkah Menuju Transparansi
Gol tunggal dari Beckham Putera di menit kelima menjadi penentu hasil di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Meskipun menguasai penguasaan bola, Persija tidak mampu meraih kemenangan.
Pertandingan dan Statistik
Pertandingan antara Persib dan Persija berlangsung dengan intensitas tinggi, di mana Persija tercatat unggul dalam penguasaan bola dengan 57 persen dibandingkan 43 persen milik Persib. Meskipun demikian, Persija hanya dapat menciptakan beberapa peluang, yang terhalang oleh kiper Teja Paku Alam yang tampil gemilang.
Kekalahan ini semakin diperparah dengan kartu merah yang diterima Bruno Tubarao pada menit ke-53. Berkurangnya jumlah pemain mengurangi daya serang Persija, yang membuat pertahanan Persib semakin stabil dalam mempertahankan keunggulan.
Dalam analisis pertandingan ini, Souza mengapresiasi strategi defensif Persib yang solid. Dia menilai tim asuhan Bojan Hodak berhasil menahan agresivitas serangan yang dibangun oleh Persija.
Baca juga: Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Keluhan Terkait Wasit
Usai pertandingan, Souza menyampaikan keluhan mengenai kinerja wasit Ko Hyung-jin asal Korea Selatan. Dia merasa bahwa beberapa keputusan yang diambil oleh wasit lebih menguntungkan tim lawan, menambah beban psikologis bagi timnya.
Salah satu poin kritik utama Souza adalah kurang tegasnya wasit dalam mengatur permainan. Ia mengamati bahwa waktu tambahan yang diberikan terasa tidak mencukupi, dengan hanya tiga menit di babak pertama dan empat menit di babak kedua.
Menurut Souza, dengan banyaknya henti dalam permainan, seharusnya Persija mendapatkan lebih banyak kesempatan untuk menekan lawan, sehingga bisa menciptakan lebih banyak peluang untuk mencetak gol.
Dampak Kekalahan
Kekalahan ini membawa Persija tergeser ke peringkat ketiga klasemen sementara dengan 35 poin. Sementara itu, hasil kemenangan membawa Persib mengambil alih posisi puncak klasemen dengan total 38 poin.
Menghadapi situasi ini, Souza mencoba untuk tetap fokus pada pertandingan mendatang. Ia menekankan pentingnya evaluasi tim agar dapat memperbaiki performa di sisa kompetisi.
Sebagai pelatih, Souza tetap berkomitmen untuk mencari solusi demi hasil yang lebih baik dan berharap adanya perbaikan di sisi kepemimpinan wasit dalam laga-laga mendatang.
Baca juga: Menggali Peran Finfluencer dalam Meningkatkan Literasi Keuangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: