Timnas Gabon mengalami kegagalan yang memalukan dalam Piala Afrika 2025, dengan hasil buruk di fase grup yang berujung pada keputusan tegas pemerintah negara tersebut.
Baca juga: Aliansi BEM SI Siapkan Aksi Unjuk Rasa Besar pada 2 September 2025
Sebagai konsekuensi dari performa tidak memuaskan ini, pemerintah Gabon menangguhkan seluruh tim nasional hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Kinerja Buruk di Piala Afrika 2025
Timnas Gabon mengalami penampilan yang mengecewakan dalam Piala Afrika 2025. Mereka harus menanggung akibat kalah dalam semua pertandingan di fase grup, dengan hasil akhir tanpa poin.
Pada laga pertama, Gabon menghadapi Kamerun dan harus menerima kekalahan tipis 0-1. Di pertandingan selanjutnya, mereka kembali kalah, dengan skor 2-3 dari Mozambik dan Pantai Gading, menandai akhir yang menyedihkan bagi tim yang diasuh oleh Thierry Mouyouma.
Baca juga: Tips Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Kecil
Sanksi dari Pemerintah
Sebagai respons terhadap hasil buruk ini, pemerintah Gabon mengambil langkah tegas. Mereka mengeluarkan pernyataan resmi mengenai keputusan untuk menangguhkan tim nasional serta membubarkan staf pelatih.
"Mengingat penampilan memalukan Panthers di Piala Afrika 2025, Pemerintah telah memutuskan: untuk membubarkan staf teknis, untuk menangguhkan tim nasional hingga pemberitahuan lebih lanjut, untuk mengeluarkan pemain Bruno Ecuele Manga dan Pierre Emerick Aubameyang dari tim," demikian bunyi sebagian pernyataan pemerintah.
Absennya Gabon di Piala Dunia 2026
Menghadapi situasi yang semakin pelik, timnas Gabon dipastikan absen di Piala Dunia 2026. Mereka gagal melanjutkan ke putaran final setelah hanya menjadi runner up pada fase grup kualifikasi, kemudian tersisih oleh Nigeria dalam pertandingan playoff.
Keluarnya pemain kunci seperti Aubameyang dari tim juga dapat berdampak besar pada masa depan sepak bola Gabon, baik di tingkat nasional maupun internasional, menambah tantangan yang harus dihadapi oleh tim ke depannya.
Baca juga: Menggali Peran Finfluencer dalam Meningkatkan Literasi Keuangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: