Polda Metro Jaya mengonfirmasi akan memanggil Insanul Fahmi terkait dugaan penipuan setelah Inara Rusli mencabut laporannya. Gelar perkara dijadwalkan untuk memastikan kepastian hukum dalam kasus ini.
Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Batal karena Kerusuhan dalam Negeri
Kombes Budi Hermanto menjelaskan bahwa pemanggilan terlapor penting untuk proses klarifikasi, meskipun hubungan antara kedua pihak sudah diperbaiki.
Pencabutan Laporan oleh Inara Rusli
Inara Rusli resmi mencabut laporannya terhadap Insanul Fahmi dengan alasan telah mencapai kesepakatan damai. Penyerahan surat pencabutan dilakukan di Kriminal Umum Polda Metro Jaya, seperti yang dilaporkan oleh Kombes Budi.
Menurut Kombes Budi, langkah pencabutan ini diambil setelah Inara berkonsultasi dengan ulama. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan mereka sudah dapat dianggap legal menurut hukum agama meskipun belum terdaftar secara resmi.
Dalam wawancaranya, Inara menyatakan, "Walaupun belum tercatat secara negara, tapi sudah berlaku hukum agama, sudah berlaku syariat islam. Saya tetap harus mendengarkan dan patuh pada suami saya."
Baca juga: Pihak Kampus dan Polda Jabar Bantah TNI-Polri Masuk Kampus Saat Kericuhan
Kedamaian dan Pertemuan Keluarga
Setelah mencabut laporan, Inara mengonfirmasi bahwa kedua keluarga telah bertemu untuk mendiskusikan isu yang ada. Pertemuan ini bertujuan untuk membuka komunikasi dan saling memberi pengertian terkait hubungan mereka.
Insanul Fahmi juga berinisiatif untuk menemui keluarga Inara demi menjelaskan situasi dan meminta pengertian. Inara mengungkapkan bahwa Insanul menunjukkan itikad baik dalam proses tersebut.
Dia menambahkan, "Insan sudah menunjukkan iktikad baik untuk menemui pihak keluarga saya dan mau mengklarifikasi semuanya. Dia juga sudah memberikan nasihatnya. Jadi saya sebagai muslimah mencoba untuk taat."
Proses Hukum Lanjutan oleh Polda
Meskipun laporan telah dicabut, Kombes Budi menegaskan bahwa proses hukum akan tetap dilanjutkan. Panggilan kepada Insanul Fahmi adalah langkah awal untuk klarifikasi sebelum gelar perkara dilaksanakan.
Budi menyampaikan, "Sementara penyidik akan memanggil terlapor untuk klarifikasi dan akan melakukan gelar perkara untuk kepastian hukum perkara tersebut." Ini menandakan bahwa meskipun ada kesepakatan personal, proses hukum tetap berlanjut.
Langkah ini mencerminkan komitmen pihak kepolisian untuk menjaga integritas hukum dalam kasus yang melibatkan publik figur.
Baca juga: Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Polisi yang Terluka dalam Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: