Tim nasional futsal U-19 Indonesia harus menerima kenyataan pahit setelah kalah 1-3 dari Thailand di partai final Piala AFF Futsal U-19 2025.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer Bombastis Menjelang Penutupan Bursa
Pertandingan ini berlangsung di Nonthaburi Gymnasium, di mana sebelumnya Indonesia menunjukkan performa baik dengan mengalahkan Vietnam di semifinal.
Jalannya Pertandingan
Pertandingan final dimulai dengan tempo yang tinggi dan intensitas yang sangat keras. Kiper Indonesia, Guntur Rochmatdhani, melakukan sejumlah penyelamatan penting, terutama saat tim lawan mulai menekan di menit kedelapan.
Indonesia berusaha membalas melalui serangan Haekel Ayyasy, namun usaha tersebut berhasil dihalau oleh pertahanan Thailand. Ketegangan terus meningkat hingga Indonesia kebobolan saat babak pertama tersisa empat menit akibat serangan balik cepat Thailand.
Thailand berhasil merebut bola dan melakukan serangan yang cepat. Guntur berhasil menahan sepakan pertama, tetapi bola rebound dimanfaatkan oleh pemain Thailand untuk menjebol gawang Indonesia.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil
Upaya Kembali Bertanding
Di penghujung babak pertama, Indonesia memiliki peluang untuk menyamakan skor melalui dua tendangan penalti. Sayangnya, sepakan Dafa Erlangga dan Fatih Zidan tidak berhasil mengubah skor.
Momen berharga tiba dengan tendangan penalti ketiga oleh Robby yang berhasil menyamakan kedudukan, memberikan harapan baru bagi Indonesia untuk berjuang di babak kedua.
Namun, kesalahan penguasaan bola di awal babak kedua kembali menghukum Indonesia. Thailand merebut bola dan mencetak gol melalui tendangan keras yang tak mampu dianulir oleh Guntur.
Penutup yang Menyakitkan
Indonesia kembali kebobolan enam menit setelah gol kedua Thailand. Tembakan dari Srithong kembali mengoyang gawang Indonesia, memperlebar jarak menjadi 3-1.
Meskipun demikian, Indonesia tidak menyerah demikian saja dan berusaha menekan pertahanan lawan, menerapkan strategi power play di sisa waktu pertandingan. Sayangnya, semua upaya ini belum berhasil membawa hasil.
Dengan hasil akhir ini, Indonesia harus akur dengan kekalahan dan menyelesaikan turnamen sebagai runner-up, tidak mampu menyamai kesuksesan timnas futsal U-16 yang sebelumnya meraih juara.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Lille, Klub Bintang Prancis
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: