Israel baru saja mengukuhkan status Somaliland dengan menjadi negara pertama yang mengakui kedaulatannya secara resmi.
Baca juga: Desta Ikut Dukung ‘Tuntutan 17+8’ untuk Keadilan dan Aspirasi Masyarakat
Pengakuan ini disertai dengan perjanjian untuk meningkatkan hubungan diplomatik antara Israel dan Somaliland.
Sejarah dan Latar Belakang Somaliland
Somaliland mendeklarasikan kemerdekaannya dari Somalia pada tahun 1991. Meskipun tidak mendapatkan pengakuan dari anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa, wilayah ini menunjukkan stabilitas lebih baik dibandingkan dengan Somalia.
Dianggap bagian dari bekas Protektorat Inggris, Somaliland muncul selama konflik internal yang melanda Somalia, di mana kebijakan pemerintah Somalia saat itu merugikan daerah utara.
Walaupun beberapa kelompok di wilayah timur menolak separatisme, Somaliland telah berhasil mengembangkan entitas politik yang mandiri dengan simbol-simbol nasional seperti bendera dan mata uang.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual yang Mengubah Pengalaman Menonton
Langkah Diplomatik Israel
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengumumkan pengakuan ini, mengklaim rekor sebagai negara pertama yang mengakui Somaliland. "Israel kini menjadi negara pertama yang mengakui Republik Somaliland sebagai negara merdeka dan berdaulat," katanya dalam siaran pers.
Netanyahu menekankan bahwa pengakuan ini sejalan dengan semangat Perjanjian Abraham yang bertujuan untuk memperkuat hubungan Israel dengan negara-negara Arab.
Dalam telekonferensi dengan Presiden Somaliland, Abdirahman Mohamed Abdullahi, Netanyahu menyatakan keyakinannya bahwa hubungan ini akan membuka peluang ekonomi antara kedua negara.
Respon dari Amerika Serikat
Di sisi lain, pemimpin Amerika Serikat, Donald Trump, memiliki pandangan berbeda dan menegaskan tidak ada rencana untuk mengakui Somaliland. "Tidak," jawab Trump ketika ditanya oleh New York Post tentang pengakuan tersebut.
Pertanyaan Trump, "Apakah ada yang benar-benar tahu apa itu Somaliland?" mencerminkan ketidakpahaman dan memberikan tanda tanya pada kedaulatan Somaliland di forum internasional.
Reaksi dari AS menunjukkan tantangan yang dihadapi dalam mengatur hubungan diplomatik dan memperjelas posisi di kawasan yang kompleks.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas: Manchester United dan Manchester City Cari Kiper Baru
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: