Fernando Martin Carreras, pelatih Tim B Putri klub Valencia, bersama ketiga anaknya dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelamnya kapal KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo pada Jumat malam, 26 Desember 2025.
Baca juga: Hasil Imbang Memuaskan: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos
Kecelakaan di Selat Padar ini menewaskan seluruh anggota keluarga asal Spanyol tersebut dan menjadi sorotan dunia olahraga.
Kronologi Kecelakaan Kapal
Kapal KM Putri Sakinah, yang membawa 11 penumpang, mengalami kecelakaan saat berlayar dari Pulau Komodo menuju Pulau Padar. Kapal berangkat sekitar pukul 20.00 Wita dan mengalami kerusakan mesin setengah jam kemudian, yang menyebabkan kapal tenggelam di tengah gelombang laut tinggi.
Stephanus Risdiyanto, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, menjelaskan bahwa "musim gelombang laut dalam keadaan tinggi, lebih dari dua meter, berkontribusi pada terbaliknya kapal tersebut."
Tim pencarian segera dikerahkan setelah menerima laporan dari agen kapal. Operasi pencarian melibatkan Basarnas, TNI AL, dan instansi terkait lainnya untuk menemukan penumpang yang hilang.
Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Batal karena Kerusuhan dalam Negeri
Identifikasi dan Evakuasi Korban
Dari sebelas penumpang, tujuh orang berhasil diselamatkan, termasuk dua wisatawan Spanyol, empat awak kapal, dan satu pemandu wisata. Korban selamat dievakuasi ke Labuan Bajo untuk mendapatkan perawatan yang diperlukan.
Fernando Martin Carreras dan ketiga anaknya dinyatakan hilang dan kemudian ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Kejadian ini meninggalkan duka mendalam bagi komunitas olahraga di Spanyol.
Kecelakaan ini menjadi sorotan karena Martin Carreras adalah sosok publik dalam dunia sepak bola, membuat kehilangan ini terasa lebih berat bagi keluarga dan rekan-rekannya.
Respon Dunia Olahraga
Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF), LaLiga, dan banyak klub di Spanyol mengungkapkan duka cita yang mendalam atas kejadian ini. Klub Valencia menggelar aksi hening cipta selama satu menit untuk menghormati para korban.
Pernyataan resmi dari Valencia menyatakan, "Di masa sulit ini bagi semua pihak, klub ingin menyampaikan dukungan dan belasungkawa kepada keluarga, sahabat, serta rekan-rekan di Valencia CF."
Klub-klub lain seperti Real Madrid dan Barcelona juga menyampaikan dukacita dan menawarkan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan, menandakan bahwa tragedi ini telah menyatukan dunia sepak bola dalam kesedihan.
Baca juga: Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Polisi yang Terluka dalam Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: