Badan Pengelola Investasi Danantara sedang bekerja keras membangun 15.000 hunian bagi korban bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Baca juga: Menggali Konsep Self Love: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri dalam Kehidupan Sehari-hari
Pengumuman ini disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya setelah pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani.
Proyek Pembangunan Hunian
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa proyek ini merupakan respons langsung terhadap bencana yang melanda. Hunian yang dibangun bertujuan menyediakan tempat tinggal layak bagi para korban.
Dalam pertemuan yang dilangsungkan di Jakarta, Presiden Prabowo meminta laporan progres pembangunan hunian, menekankan urgensi penyediaan tempat tinggal bagi yang terdampak.
Teddy juga menambahkan bahwa sekitar 500 hunian diharapkan siap dalam waktu dekat, bersamaan dengan proyek-proyek dukungan yang lainnya.
Baca juga: Desta Ikut Dukung ‘Tuntutan 17+8’ untuk Keadilan dan Aspirasi Masyarakat
Kolaborasi dalam Pembangunan
Pembangunan hunian ini melibatkan kerjasama antara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Masing-masing pihak berkontribusi untuk menyelesaikan proyek ini secara tepat waktu.
Teddy menyampaikan, 'Hunian lainnya juga sedang dibangun oleh BNPB, Kementerian PU, serta Kementerian Perumahan,' menegaskan sinkronisasi antar lembaga dalam proyek ini.
Danantara berkomitmen menyelesaikan pembangunan hunian dengan kualitas sesuai standar yang telah ditetapkan demi meningkatkan kehidupan para korban.
Inisiatif di Bidang Perumahan Haji
Dalam pertemuan yang sama, Presiden Prabowo juga membahas inisiatif menyediakan fasilitas penginapan layak bagi jemaah haji Indonesia. Langkah ini didukung penuh oleh Pemerintah Arab Saudi.
Putra Mahkota Mohammed Bin Salman telah berkomunikasi langsung dengan Presiden Prabowo untuk mendukung inisiatif ini.
Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan bahwa beberapa pertemuan sudah dilakukan dengan perwakilan dari Arab Saudi untuk mendalami program ini. 'Presiden Prabowo menginginkan seluruh jemaah haji Indonesia harus memiliki tempat dan fasilitas penginapan nyaman tersendiri saat melaksanakan ibadah haji dengan lokasi yang cukup dekat dengan Masjidil Haram,' ujar Teddy.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: