Anggota Komisi I DPR RI, Farah Puteri Nahlia, menanggapi serius aksi bintang film dewasa asal Inggris, Bonnie Blue, yang diduga melecehkan bendera Merah Putih. Farah menyampaikan bahwa perilaku tersebut sangat melukai hati rakyat Indonesia.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas
Farah menilai tindakan Bonnie Blue sebagai bentuk provokasi dan ketidakdewasaan yang menunjukkan niat buruk terhadap hukum Indonesia. Ia menyerukan agar tindakan semacam ini tidak dibiarkan.
Respon Legislator terhadap Tindakan Pelecehan
Farah Puteri Nahlia menekankan bahwa bendera negara merupakan simbol kedaulatan yang harus dijaga. Ia membawa suara rakyat Indonesia dalam mengecam keras tindakan Bonnie Blue yang sangat melukai perasaan warga.
Legislator ini juga mendukung langkah Kementerian Luar Negeri RI yang melaporkan tindakan ini kepada pihak berwenang di Inggris. Ia berkomentar, "Ini adalah langkah awal yang krusial untuk memastikan pelaku tidak lepas tangan begitu saja."
Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi WFH untuk ASN, Sarankan Gunakan Transportasi Umum
Usulan Tindakan Tegas dari Kementerian Luar Negeri
Farah mengusulkan agar Kemenlu RI mengambil langkah tegas sesuai dengan hukum yang berlaku. Ia meminta pemerintah untuk mempertimbangkan mekanisme blacklist permanen terhadap Bonnie Blue.
Menurut Farah, larangan masuk ke Indonesia seumur hidup harus ditegakkan jika memungkinkan untuk menjaga kedaulatan bangsa. Ia menekankan bahwa negara hukum berdaulat harus memproses setiap pelanggaran yang terjadi.
Pernyataan Tegas mengenai Penegakan Hukum
Farah Puteri Nahlia memberikan penegasan bahwa tindakan merendahkan simbol negara akan mendapatkan respons hukum yang tegas. "Setiap tindakan pelecehan terhadap simbol negara, baik di dalam maupun di luar wilayah RI, akan direspons secara hukum dan diplomatik," ucapnya.
Dalam konteks ini, Farah menekankan ketidakmentoleransian terhadap pelanggaran yang merendahkan martabat bangsa Indonesia. Ia berharap pernyataan ini memberi sinyal jelas kepada pihak-pihak yang berusaha melecehkan lambang negara.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengejutkan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: