Kepadatan arus lalu lintas mulai terlihat di beberapa titik saat libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Tol Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed dan Tol Jakarta-Cikampek menjadi titik sorotan utama dalam peningkatan volume kendaraan.
Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Langkah Menuju Transparansi
Jasa Marga memberikan informasi bahwa peningkatan ini disebabkan oleh banyaknya kendaraan yang melintas, yang mengakibatkan kemacetan di berbagai lokasi tol tersebut.
Kepadatan di Jalan Layang MBZ
Di Jalan Layang MBZ, kepadatan terjadi di beberapa titik, antara lain Cibatu KM 34 hingga KM 35 yang mengalami volume lalu lintas yang signifikan. Kepadatan juga terpantau di KM 36 sampai Karawang Barat KM 42.
Area Karawang Barat KM 43 hingga KM 48 mencatatkan kepadatan lalu lintas yang cukup tinggi. Jasa Marga mengonfirmasi melalui pernyataan, 'Cibatu KM 34 - KM 35 arah Cikampek PADAT, kepadatan volume lalin.'
Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Suara dan Tuntutan yang Harus Didengar
Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek
Tol Jakarta-Cikampek juga menghadapi situasi serupa dengan kepadatan yang terjadi di KM 23 hingga KM 28 Cikarang. Akses keluar masuk rest area di KM 54 hingga KM 57 berkontribusi pada peningkatan volume kendaraan.
Jasa Marga mencatat, 'Cibitung KM 23 - Cikarang Barat KM 28 PADAT, kepadatan volume lalin,' yang menunjukkan pola yang sama di berbagai lokasi di sepanjang Tol Japek.
Penerapan Rekayasa Lalu Lintas
Untuk mengatasi kemacetan ini, Jasa Marga menerapkan rekayasa lalu lintas berupa contraflow di arah Cikampek. Langkah ini dimulai pada pukul 08.54 WIB untuk memperlancar arus lalu lintas selama libur Nataru.
VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT), Ria Marlinda Paallo, menjelaskan, 'PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) dukung diskresi Kepolisian dengan berlakukan rekayasa lalu lintas contraflow 1 lajur KM 47 sampai KM 65 arah Cikampek.'
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Provokasi Massa
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: