Presiden Prabowo Subianto menyoroti pentingnya menjaga kedaulatan negara, meskipun sering kali pemikirannya ditertawakan saat membahas kekuatan asing. Pernyataan ini diungkapkannya setelah menyerahkan denda atas pelanggaran administratif kawasan hutan di Jakarta.
Baca juga: Desta Ikut Dukung ‘Tuntutan 17+8’ untuk Keadilan dan Aspirasi Masyarakat
Dalam acara yang berlangsung pada Rabu (24/12/2025), Prabowo mengajak masyarakat untuk memikirkan konsekuensi dari ketidakmampuan negara dalam mengelola kekayaan dan sumber daya dari pengaruh asing.
Kedaulatan Negara dan Dampak Kekuatan Asing
Dalam sambutannya, Prabowo mengibaratkan negara sebagai tubuh yang memerlukan perawatan agar tidak kolaps. Ia mempertanyakan, 'Gimana negara bisa bertahan?' untuk menekankan perlunya perlindungan terhadap sumber daya negara.
Prabowo juga memaparkan bahwa kehancuran Indonesia adalah harapan kekuatan asing tertentu. Dalam pandangannya, melawan pengaruh tersebut adalah tanggung jawab utama bagi pemimpin.
Hal ini menunjukkan komitmen Prabowo untuk memastikan bahwa negara tetap berdaulat dan tidak terpengaruh oleh kekuatan dari luar.
Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Korban di Kampus
Penyerahan Uang Denda di Kejaksaan Agung
Acara penyerahan denda diadakan di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, dengan jumlah denda mencapai Rp6,62 triliun. Rincian denda terdiri dari Rp2,34 triliun untuk pelanggaran administratif dan Rp4,28 triliun dari kasus korupsi.
Prabowo menganggap penyerahan denda ini sebagai langkah positif dalam menjaga aset negara. Ia berharap langkah ini dapat meningkatkan kesadaran akan masalah korupsi di Indonesia.
Sikap transparan dalam penanganan denda juga diharapkan dapat menghadirkan kepercayaan publik terhadap tindakan pemerintah.
Komitmen Prabowo Terhadap Rakyat
Dalam pernyataannya, Prabowo menegaskan jabatan presiden yang diembannya adalah untuk rakyat Indonesia. 'Saya dipilih. Saya dilantik untuk rakyat Indonesia. Saya akan mati untuk rakyat Indonesia,' ujarnya dengan penuh keyakinan.
Ia juga menyampaikan rasa bangga terhadap tim Satgas Penertiban Kawasan Hutan yang berperan penting dalam menjaga lingkungan. Hal ini mencerminkan tanggung jawabnya dalam melindungi kepentingan masyarakat.
Prabowo menunjukkan bahwa menjaga keutuhan negara dan lingkungan beriringan dengan tugasnya sebagai pemimpin.
Baca juga: Aliansi BEM SI Siapkan Aksi Unjuk Rasa Besar pada 2 September 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: