Rabu, 24 DESEMBER 2025 • 02:16 WIB

Bantuan Kemanusiaan untuk Aceh Tamiang: Logistik dan Alquran Dikirim Pasca Banjir

Author

Bantuan Kemanusiaan untuk Aceh Tamiang: Logistik dan Alquran Dikirim Pasca Banjir

Pengiriman bantuan logistik ke Aceh Tamiang terus berlangsung melalui helikopter untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang terkena dampak bencana. Lebih dari setengah ton bantuan, termasuk makanan dan Alquran, telah dikirimkan dari Bandara Kualanamu di Sumatera Utara.

Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Batal karena Kerusuhan dalam Negeri

Dua helikopter AW169 digunakan dalam pengiriman bantuan, dengan total muatan mencapai lebih dari 600 kilogram. Bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat pascabencana yang sedang berusaha memulihkan keadaan.

Pengiriman Bantuan Logistik

Bantuan logistik untuk Aceh Tamiang diterbangkan menggunakan dua helikopter AW169, yaitu P-3303 dan P-3307. Helikopter P-3303 berhasil mengangkut kargo seberat 333 kilogram, termasuk bahan makanan dan perangkat komunikasi.

Sementara itu, helikopter P-3307 milik Polri mengangkut 306 kilogram bantuan yang mencakup bahan makanan dan tiga dus Alquran. Pengiriman ini dilakukan dengan cepat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pascabencana.

Kombes Pol Joko Krisdiyanto, Kepala Bidang Humas Polda Aceh, menekankan bahwa tujuan dari pengiriman bantuan ini adalah untuk membantu meringankan beban masyarakat. ‘Bantuan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar pascabencana,’ ujarnya.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual yang Mengubah Pengalaman Menonton

Kondisi Terkini Aceh Tamiang

Setelah bencana yang terjadi pada akhir November, situasi di Aceh Tamiang kini mulai stabil. Sumber daya seperti listrik, bahan bakar, gas, dan air bersih telah pulih.

Aktivitas masyarakat mulai kembali normal, dengan pasar-pasar yang kembali beroperasi. Pembersihan fasilitas umum juga dilakukan untuk mendukung pemulihan tersebut.

Personel TNI dan Polri ikut berpartisipasi dalam upaya pembersihan, dengan fokus pada tempat ibadah dan sekolah. Usaha ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi bagi warga yang terkena dampak.

Dampak dari Banjir Bandang

Banjir bandang yang terjadi di Aceh Tamiang telah merusak banyak infrastruktur dan mengganggu kehidupan sehari-hari masyarakat. Banyak warga kehilangan tempat tinggal dan aset berharga akibat musibah ini.

Pejabat setempat berupaya keras dalam pemulihan situasi, termasuk penyediaan logistik dan dukungan psikososial bagi korban. Ini merupakan bagian penting dari proses rehabilitasi masyarakat.

Masyarakat diharapkan untuk saling membantu dalam meringankan beban satu sama lain selama proses pemulihan ini. Kerja sama dan gotong royong sangat diperlukan dalam menghadapi situasi sulit ini.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer Bombastis Menjelang Penutupan Bursa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU