Selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2026, Jalan Raya Puncak, Bogor, tidak akan menerapkan kebijakan ganjil genap. Keputusan ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan jumlah kendaraan yang diprediksi meningkat pesat saat liburan.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Transfer Alexander Isak
Iptu Ardian Novianto dari Satlantas Polres Bogor menyatakan bahwa sistem yang akan diterapkan adalah satu arah (one way) berdasarkan analisis volume kendaraan. Langkah ini diambil untuk memberikan kenyamanan kepada para pengunjung yang memanfaatkan jalur tersebut.
Pembahasan Keputusan Tanpa Ganjil Genap
Keputusan untuk tidak menerapkan ganjil genap selama Nataru ini merupakan hasil dari rapat koordinasi lintas sektor yang dilakukan sebelumnya. Iptu Ardian mengonfirmasi, "Nggak ada (ganjil genap), kita berhubung hasil pada saat Rakorlinsek untuk gage (ganjil genap) nggak kita laksanakan selama Nataru."
Dalam rapat tersebut, Diana turut membahas potensi peningkatan volume kendaraan di Puncak. Para peserta sepakat bahwa rekayasa lalu lintas yang lebih efektif selama periode itu adalah penerapan sistem satu arah sebagai upaya memberikan kenyamanan bagi pengunjung.
Baca juga: Menggali Peran Finfluencer dalam Meningkatkan Literasi Keuangan
Penerapan Sistem Satu Arah Sesuai Situasi
Iptu Ardian menjelaskan bahwa penerapan sistem satu arah dilakukan berdasarkan pemantauan data kendaraan. "One way diterapkan dengan skema melihat data kendaraan volume yang masuk, apabila kendaraan yang masuk sudah melampaui batas normal, one way diterapkan," terang Ardian.
Keputusan untuk menerapkan sistem ini bersifat situasional dan tergantung pada data dari Exit Tol Ciawi dan penghitungan lalu lintas oleh BPTJ. Iptu Ardian menambahkan, "Kalau terjadi peningkatan volume berdasarkan data, Exit Tol Ciawi sama traffic counting dari BPTJ terjadi peningkatan 2.000 kendaraan yang menuju Puncak, langsung kita one way-kan."
Personel dan Jadwal Siaga Selama Libur
Jadwal penerapan sistem satu arah direncanakan setiap hari selama Operasi Lilin 2025. Iptu Ardian menekankan pentingnya penyiapan personel yang memadai untuk mendukung kelancaran lalu lintas, dengan pernyataan, "Setiap hari selama masa operasi itu yang kita siapkan, karena personel cukup kemudian datanya kita punya nantinya itu yang kita jadikan dasar pertimbangan."
Pihak kepolisian juga akan memberikan informasi lebih lanjut tentang jadwal tersebut kepada publik untuk membantu pengunjung merencanakan perjalanan. Mereka juga mengimbau agar semua pemudik mematuhi petunjuk dan peraturan lalu lintas agar perjalanan menjadi aman dan lancar.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: