Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah mengeluarkan instruksi untuk segera membangun jembatan gantung di atas Sungai Gomo, Kabupaten Nias Selatan. Ini merupakan langkah krusial untuk mengatasi masalah isolasi yang dialami oleh empat desa di sekitarnya.
Baca juga: Adrian Wibowo: Pemain Indonesia-Amerika Pertama di Major League Soccer
Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat menjamin keselamatan warga dan mendukung akses pendidikan serta aktivitas ekonomi masyarakat lokal.
Tindakan Mendesak untuk Konektivitas
Dalam kunjungan kerjanya di Nias pada Minggu, 21 Desember 2025, Gibran menyatakan bahwa pembangunan jembatan tersebut harus segera ditindaklanjuti secara terpadu. Ia menekankan perlunya mempertimbangkan kondisi geografis serta aspek keselamatan dalam proyek ini.
Gibran, yang didampingi oleh Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menyatakan bahwa jembatan gantung di Sungai Gomo adalah kebutuhan mendesak. "Jembatan ini perlu diprioritaskan demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat," ujarnya.
Sekitar 60 persen siswa di SMKN 1 Boronadu sangat bergantung pada akses penyeberangan jembatan ini. Keberadaannya dianggap sangat penting untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut.
Baca juga: Apple Siap Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray
Dampak Luapan Sungai terhadap Masyarakat
Gibran memperingatkan bahwa jika Sungai Gomo meluap, empat desa tersebut berpotensi mengalami isolasi. Hal ini dikhawatirkan akan menghambat aktivitas sehari-hari warga dan menyebabkan gangguan dalam berbagai sektor.
Situasi ini bukan hanya berdampak pada pendidikan, melainkan juga mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat yang sangat bergantung pada mobilitas yang lancar. Penyediaan akses yang memadai menjadi hal yang urgent.
Dia meminta agar rencana pembangunan jembatan gantung ini segera direalisasikan. "Kita tidak bisa menunggu lebih lama lagi," tegasnya, menekankan pentingnya mencari solusi cepat untuk masalah ini.
Perlunya Infrastruktur Berkelanjutan
Gibran menekankan pentingnya merancang pembangunan infrastruktur dasar seperti jembatan gantung dengan matang. Ini untuk memastikan keamanan dan keberlanjutan infrastruktur di wilayah tersebut.
Ia berharap negara hadir dengan manfaat yang signifikan bagi masyarakat, terutama di daerah-daerah yang mengalami keterbatasan akses. "Kita ingin masyarakat merasa aman dan sejahtera dengan infrastruktur yang baik," tambahnya.
Dengan adanya jembatan ini, diharapkan kualitas hidup masyarakat di sekitarnya akan meningkat, baik dari segi pendidikan maupun perekonomian.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer Bombastis Menjelang Penutupan Bursa
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: