Kepolisian Resor Kota Besar Bandung tengah menyelidiki penemuan benda mencurigakan di depan Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) di Kosambi. Penemuan ini sempat menimbulkan kepanikan di masyarakat setempat.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Transfer Alexander Isak
Setelah pemeriksaan, Kapolrestabes Bandung Kombes Budi Sartono mengonfirmasi bahwa benda tersebut tidak berisi bahan peledak dan situasi sudah kembali aman.
Penanganan Awal di Lokasi Kejadian
Tim dari Unit Penjinak Bom Brimob Polda Jawa Barat segera turun tangan setelah laporan tentang benda mencurigakan. Kapolrestabes Kombes Budi Sartono menjelaskan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan, benda tersebut tidak memiliki unsur peledak.
"Hasil pemeriksaan tim Jibom Brimob Polda Jabar menunjukkan bahwa benda tersebut merupakan kayu," tambahnya.
Walaupun benda tersebut tidak berbahaya, penyelidikan tetap dilakukan untuk mengidentifikasi aktor di balik penempatannya.
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Provokasi Massa
Penyelidikan Lebih Lanjut
Kapolrestabes Budi menekankan pentingnya mengumpulkan barang bukti dan melakukan wawancara dengan saksi-saksi di sekitar lokasi. Keterlibatan beberapa satuan pendukung dalam proses penyelidikan diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penyelidikan.
"Yang pasti dari pihak kepolisian, dibantu Krimum Polda dan Brimob, akan mencari saksi-saksi dan alat bukti sebanyak-banyaknya," ujarnya.
Masyarakat sekitar diharapkan untuk dapat memberikan informasi terkait maksud dan tujuan penempatan benda tersebut.
Isinya Batang Kayu
Polrestabes Bandung memastikan bahwa benda yang sempat diduga sebagai bom di depan Gereja GKPS berisi batang kayu, bukan bahan peledak. Hasil pemeriksaan tim penjinak bom menunjukkan bahwa benda tersebut tidak menimbulkan bahaya.
"Ternyata isinya adalah batang kayu. Jadi bukan barang yang membahayakan dan bukan bahan peledak," ungkap Budi.
Pihak kepolisian langsung berkoordinasi dengan satuan terkait setelah menerima laporan untuk memastikan keamanan lokasi.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas: Manchester United dan Manchester City Cari Kiper Baru
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: