Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, telah meminta maaf atas tumpukan sampah di kawasan flyover Ciputat. Penutupan wilayah yang dipenuhi sampah dengan terpal merupakan langkah sementara hingga solusi pengelolaan yang lebih baik diterapkan.
Baca juga: Adrian Wibowo: Pemain Indonesia-Amerika Pertama di Major League Soccer
Dalam pernyataannya pada Selasa, 16 Desember 2025, Benyamin menyadari betapa pentingnya kenyamanan dan kesehatan warga yang terganggu oleh masalah ini.
Sikap Pemkot terhadap Masalah Sampah
Benyamin Davnie menegaskan bahwa penutupan tumpukan sampah dengan terpal dan penyemprotan antibau hanyalah tindakan sementara. Fokus Pemkot Tangerang Selatan kini adalah menghindari penumpukan sampah di area tersebut.
Proses pengangkutan sampah di lokasi tersebut sudah dilakukan bertahap untuk meminimalisir dampak lingkungan. Dia juga mengharapkan kerjasama masyarakat untuk mengatasi masalah ini dengan lebih baik.
Ajakan kepada warga untuk tidak buang sampah sembarangan menunjukkan perlunya peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni Berlanjut
Upaya Pemkot dalam Menangani Sampah
Pemerintah Kota Tangerang Selatan berkomitmen untuk mengambil langkah cepat dan terukur dalam menangani masalah lingkungan yang diakibatkan oleh tumpukan sampah. Benyamin mengaku telah menerima keluhan dari warga mengenai kondisi ini.
Pemkot saat ini sedang fokus pada penataan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang. Metode terasering yang diterapkan di landfill 3 bertujuan untuk mencegah longsor.
Pembukaan akses menuju landfill 4 dan pembebasan lahan untuk fasilitas pemulihan material (MRF) juga dalam proses. Langkah ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang untuk meningkatkan sistem pengelolaan sampah.
Peran Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah
Benyamin menekankan bahwa pengelolaan sampah adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Kerjasama yang erat antara keduanya sangat penting untuk keberhasilan program pengelolaan lingkungan.
Ia juga mengekspresikan komitmennya untuk terus menerima keluhan dari warga dan mencari solusi yang efektif. Inisiatif ini diharapkan dapat memperbaiki kualitas hidup di Tangerang Selatan.
Dengan melibatkan masyarakat dalam menjaga kebersihan, lingkungan yang lebih baik dan sehat dapat tercipta untuk semua warga.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: