Sabtu, 13 DESEMBER 2025 • 10:59 WIB

Tumpukan Sampah di Ciputat dan Langkah Penanganannya

Author

Tumpukan Sampah di Ciputat dan Langkah Penanganannya

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menjelaskan situasi tumpukan sampah setinggi dua meter di Jalan Otista Raya, Ciputat, yang disebabkan perbaikan di tempat pembuangan akhir (TPA) Cipeucang.

Baca juga: Novak Djokovic Kembali Melaju ke Semifinal US Open 2025

Ia menargetkan perbaikan ini selesai pada akhir bulan Desember, namun masalah bau tak sedap dan pemandangan kumuh masih mengganggu warga setempat.

Kondisi Terkini di Ciputat

Di sekitar Pasar Cimanggis, Ciputat, tumpukan sampah terlihat sangat mencolok dan menjadi masalah bagi pemandangan. Aroma tidak sedap yang menyebar dari tumpukan tersebut turut menyebabkan ketidaknyamanan bagi warga yang melintas di kawasan.

Meskipun kondisi menjadi sangat buruk, pembuangan sampah masih terus dilakukan oleh sebagian warga di lokasi tersebut. Hal ini mencerminkan kurangnya fasilitas memadai untuk pembuangan sampah yang efektif dan sanitasi yang baik.

Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Suara dan Tuntutan yang Harus Didengar

Keberlanjutan TPA Cipeucang

Wali Kota Benyamin menegaskan bahwa TPA Cipeucang tidak dapat mempertahankan kapasitasnya dalam jangka panjang. Ia menyatakan, "Masih bisa menampung sampah dari Tangsel, tapi itu tidak bisa berlangsung lama hanya untuk beberapa mungkin sebulan dua bulan ini."

Isu daya tampung ini menjadi perhatian serius, mengingat pertumbuhan populasi di Tangerang Selatan yang berbanding lurus dengan jumlah sampah yang dihasilkan. Hal ini memerlukan solusi cepat untuk menjamin pengelolaan sampah yang efisien.

Strategi Jangka Panjang Penanganan Sampah

Sebagai salah satu solusi jangka panjang, Benyamin mengemukakan pentingnya pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik. Ia menyebutkan bahwa proses lelang internasional untuk proyek tersebut sudah dilaksanakan, dan pemenang lelang telah ditetapkan.

Selain itu, kerja sama dengan daerah sekitarnya seperti Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Pandeglang rencananya akan dilakukan untuk saluran pembuangan yang lebih efektif. Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan pengelolaan sampah secara keseluruhan di wilayah Tangerang Selatan.

Baca juga: Kota-Kota Terbaik di Indonesia untuk Liburan Sendirian

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU