Pada Kamis malam, sekelompok massa membakar dua warung makan di Jalan Kalibata Raya, Jakarta Selatan, setelah insiden pengeroyokan yang mengakibatkan seorang pria diduga debt collector tewas.
Baca juga: Kunto Aji: Artis Tak Seharusnya Dapat Perlakuan Istimewa di DPR
Kejadian ini menimbulkan ketegangan di lingkungan sekitar, dan pihak kepolisian langsung meningkatkan pengamanan di area tersebut.
Kronologi Kejadian
Kejadian bermula sekitar pukul 18.30 WIB ketika massa tiba di lokasi setelah peristiwa pengeroyokan. Polisi, baik yang berseragam maupun berpakaian preman, telah berjaga di tempat tersebut dan sempat meminta massa untuk membubarkan diri.
Namun, massa tetap bertahan dan bahkan merobohkan warung-warung lain di sekitarnya. Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur menjelaskan bahwa bentrok terjadi ketika kelompok debt collector menyetop seorang pengguna sepeda motor.
"Kronologisnya, tadi ada salah satu pengguna sepeda motor lah. Nah, sepeda motor tiba-tiba di-stop oleh teman-teman (debt collector) ini," ujar Mansur.
Setelah itu, orang-orang tak dikenal turun dari mobil dan langsung melakukan pengeroyokan kepada kelompok debt collector yang sedang menahan kendaraan.
Dampak Pengeroyokan
Akibat pengeroyokan tersebut, satu orang debt collector tewas di tempat kejadian, sementara satu korban lainnya mengalami luka parah dan berada dalam kondisi koma. Kedua korban segera dilarikan ke RS Budhi Asih di Cawang, Jakarta Timur.
Baca juga: Kota-Kota Terbaik di Indonesia untuk Liburan Sendirian
"Yang satu meninggal. Satu lagi dalam keadaan koma," ungkap Kompol Mansur.
Insiden ini telah menimbulkan ketegangan di kalangan warga, dan membuat petugas kepolisian meningkatkan pengamanan di lokasi peristiwa.
Massa tampak membawa senjata tajam, seperti parang dan pedang, yang semakin memperburuk situasi.
Respons Kepolisian
Kapolsek Pancoran mendorong masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh insiden tersebut. Pihak kepolisian sudah mengidentifikasi pelaku pengeroyokan dan sedang berupaya untuk melakukan penangkapan.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan anarkis dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian," lanjut Mansur.
Dengan adanya kejadian ini, diharapkan warga dapat memahami pentingnya menjaga ketertiban. Penanganan konflik diharapkan diserahkan kepada aparat berwenang.
Polisi berkomitmen untuk menyelidiki kejadian ini secara menyeluruh dan memastikan pelaku diadili sesuai dengan hukum yang berlaku.
Baca juga: Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Polisi yang Terluka dalam Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: