Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah mengumumkan bahwa libur akhir semester ganjil Tahun Ajaran 2025/2026 akan dimulai pada 22 Desember 2025 hingga awal Januari 2026. Kebijakan ini ditujukan untuk memberikan kesempatan bagi murid melakukan aktivitas positif selama liburan dengan memperhatikan pengaturan dari pemerintah daerah masing-masing.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Transfer Alexander Isak
Surat edaran tentang kegiatan selama liburan telah diterbitkan untuk mengarahkan sekolah dan orang tua dalam menjaga hak dan keselamatan anak. Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menekankan pentingnya kegiatan yang aman dan edukatif selama periode liburan ini.
Surat Edaran Tentang Kegiatan Murid Selama Liburan
Kemendikdasmen telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 14 Tahun 2025 untuk mengatur kegiatan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Suharti menjelaskan bahwa surat ini bertujuan agar sekolah dan orang tua bisa memperhatikan hak anak serta menjamin keselamatan mereka selama liburan.
Pentingnya kegiatan yang aman dan edukatif ditekankan oleh Suharti agar anak-anak bisa menikmati waktu libur tanpa mengabaikan aspek keamanan. “Kami berharap satuan pendidikan dan orang tua dapat bekerja sama menjaga keselamatan anak,” tambahnya.
Surat edaran tersebut juga menyarankan agar orang tua dan pihak sekolah berkoordinasi untuk memastikan anak-anak terlibat dalam aktivitas positif seperti bepergian dengan bijak. Ini merupakan upaya preventif, agar kegiatan selama liburan tidak hanya bersifat istirahat, tetapi juga edukatif.
Baca juga: Kota-Kota Terbaik di Indonesia untuk Liburan Sendirian
Kewenangan Jadwal Ujian Akhir Semester
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menegaskan pentingnya penyesuaian jadwal ujian akhir semester (UAS) oleh pemerintah daerah. Dia menilai pemda memiliki pemahaman mendalam tentang kondisi wilayah mereka, termasuk pascabencana seperti banjir dan longsor.
Mu'ti berharap pemerintah daerah di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dapat menyusun jadwal UAS yang sesuai dengan situasi terkini. Pendekatan ini diambil untuk memastikan ujian bisa dilaksanakan dengan efektif, serta tidak mengganggu proses belajar yang ada.
Dengan memberikan otoritas kepada pemda, Kemendikdasmen berupaya agar situasi dan kondisi wilayah masing-masing dapat diperhatikan dengan baik, sehingga pendidikan tetap berjalan dengan optimal meskipun dalam keadaan sulit.
Pentingnya Aktivitas Positif Selama Liburan
Suharti mengingatkan bahwa liburan seharusnya menjadi kesempatan berharga bagi keluarga dan anak-anak. Aktivitas selama libur diharapkan tidak hanya bersifat rekreatif, tetapi juga memberikan pengalaman berharga dalam mengembangkan diri dan relasi sosial.
Dia juga menegaskan pentingnya penggunaan gawai dan teknologi yang bijak, agar siswa memperoleh keseimbangan antara bersenang-senang dan pendidikan informal di luar sekolah. Dengan demikian, liburan diharapkan menjadi waktu yang produktif, bukan sekadar jeda dari pendidikan formal.
Liburan akhir tahun diharapkan dapat menjadi kesempatan untuk pengayaan bagi pengalaman hidup yang menyeluruh, sehingga anak-anak tidak hanya mengambil manfaat dari aspek akademis tetapi juga sosial.
Baca juga: Keamanan dan Kelezatan Lari Malam: Panduan untuk Olahragawan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: