Minggu, 07 DESEMBER 2025 • 11:09 WIB

Pemusnahan Massal Buaya di Lembah Yordan: Kontroversi dan Tanggapan

Author

Pemusnahan Massal Buaya di Lembah Yordan: Kontroversi dan Tanggapan

Israel baru-baru ini melakukan pemusnahan ratusan buaya di sebuah peternakan di Lembah Yordan sebagai respon terhadap risiko keamanan.

Baca juga: Hasil Imbang Memuaskan: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos

Tindakan ini menimbulkan kontroversi, terutama di kalangan kelompok pembela hak hewan yang menolak keputusan tersebut.

Latar Belakang Pemusnahan Buaya

Pemusnahan massal yang terjadi pada Agustus lalu ini dipicu oleh khawatirnya pemerintah setempat terhadap risiko yang mungkin timbul dari buaya-buaya tersebut. Dilaporkan bahwa pelanggaran keamanan di peternakan buaya Petza'el meningkatkan kekhawatiran akan serangan dari reptil-reptil itu.

Otoritas Israel mencatat bahwa pengamanan yang dianggap lemah di fasilitas tersebut telah memberi peluang bagi pelaku untuk merusak sistem keamanan, melepaskan reptil-reptil berbahaya ke komunitas sekitarnya. Oleh karena itu, langkah dratis seperti pemusnahan dianggap perlu.

Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Batal karena Kerusuhan dalam Negeri

Tanggapan Otoritas Israel

Otoritas Israel menyatakan bahwa pemusnahan buaya dilakukan sesuai dengan hukum yang valid dan dengan izin berburu yang sah. Mereka merespons bahwa ini merupakan langkah yang harus diambil untuk melindungi keamanan publik sehubungan dengan insiden-insiden yang hampir terjadi terkait buaya.

Meskipun banyak kritik ditujukan kepada mereka, pihak otoritas menegaskan bahwa pemusnahan itu hanya dilakukan sekali dan dimaksudkan untuk mencegah ancaman yang lebih besar di kemudian hari.

Respons dari Kelompok Pembela Hak Hewan

Organisasi pembela hak hewan seperti Let the Animals Live dan Animals Now menanggapi tindakan pemusnahan ini dengan penolakan tegas. Mereka meminta otoritas untuk memberikan informasi lebih jelas mengenai keputusan tersebut, terutama karena banyak buaya dalam kondisi sehat.

Kelompok ini mempertanyakan urgensi dari pemusnahan massal itu dan mengecam minimnya transparansi dalam komunikasi kepada publik mengenai langkah yang diambil oleh pemerintah.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Lille, Klub Bintang Prancis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU