Kamis, 04 DESEMBER 2025 • 19:11 WIB

Kebakaran Besar di Hong Kong: Keberadaan WNI Dalam Krisis

Author

Kebakaran Besar di Hong Kong: Keberadaan WNI Dalam Krisis

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengonfirmasi bahwa 125 Warga Negara Indonesia (WNI) telah selamat dari kebakaran besar yang melanda kompleks apartemen Wang Fuk Court di Tai Po, Hong Kong, pada 26 November 2025.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni Berlanjut

Namun, saat ini terdapat lima WNI yang masih belum ditemukan, sementara satu orang lainnya memerlukan penanganan medis di rumah sakit.

Kronologi Kebakaran di Wang Fuk Court

Kebakaran yang melanda Wang Fuk Court di Tai Po, Hong Kong, pada 26 November 2025, menyebabkan kerugian besar dengan setidaknya 159 orang dinyatakan tewas dan 79 lainnya menderita luka-luka.

Penyelidik mengungkapkan bahwa penggunaan perancah bambu dan lembaran plastik penutup jendela yang sangat mudah terbakar memperburuk penyebaran api, sehingga menyebabkan kerusakan yang meluas.

Sebanyak 21 orang dari pihak kontraktor utama, sub-kontraktor, serta konsultan teknis telah ditahan oleh pihak berwenang Hong Kong untuk menyelidiki insiden tersebut.

Baca juga: Penembakan Staf KBRI di Lima, Peru: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Statistik dan Penanganan Korban

Kemlu RI merilis data terbaru yang menunjukkan bahwa dari sekitar 140 WNI yang tinggal di kompleks apartemen tersebut, sebanyak 125 orang dinyatakan selamat.

Jumlah korban tewas untuk sementara tercatat sebanyak 9 orang, sementara satu WNI lainnya masih dalam perawatan medis, menunjukkan adanya kebutuhan akan perhatian lebih lanjut.

Kemlu juga menjelaskan tentang tim yang dibentuk oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Hong Kong untuk menangani pemulangan jenazah korban.

Proses Identifikasi Jenazah

Juru bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, menjelaskan bahwa sejumlah jenazah WNI telah diidentifikasi, sementara proses identifikasi untuk korban lainnya membutuhkan sampel DNA.

Dalam koordinasi yang sedang berlangsung, Yvonne menegaskan bahwa pemulangan jenazah WNI tidak dapat dipastikan kapan akan dilakukan.

Tim yang dibentuk bertujuan untuk memberikan semua informasi yang diperlukan kepada keluarga korban mengenai proses pemulangan.

Baca juga: Apple Siap Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU