Kamis, 04 DESEMBER 2025 • 13:55 WIB

Pertemuan Strategis Macron dan Xi Jinping: Mendorong Perdamaian Global

Author

Pertemuan Strategis Macron dan Xi Jinping: Mendorong Perdamaian Global

Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden China Xi Jinping menggelar pertemuan penting di Beijing pada Kamis, 4 Desember 2025. Pertemuan ini menyoroti usaha kedua pemimpin dalam membahas masalah strategis, terutama terkait perdamaian global.

Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Demo Ricuh di Jakarta

Kunjungan Macron ke Beijing kali ini bukan hanya sekedar seremonial, tetapi sebuah langkah konkret untuk meminta dukungan China dalam mengatasi konflik di Ukraina. Ditemani oleh istrinya, Brigitte, ia disambut hangat oleh Xi Jinping dan istrinya, Peng Liyuan.

Tujuan Kunjungan dan Isu yang Dibahas

Macron melaksanakan kunjungan ini dengan tujuan utama untuk meminta dukungan China dalam mendorong perdamaian antara Rusia dan Ukraina. Dia berharap, peran aktif China dapat membantu menciptakan stabilitas di kawasan Eropa.

Pertemuan ini juga menjadi platform bagi kedua negara untuk mendiskusikan perbedaan yang masih ada. "Kadang ada sejumlah perbedaan, tapi ini tanggung jawab kita untuk mengatasinya demi kebaikan yang jauh lebih besar," katanya dalam laporan AFP.

Baca juga: Kunto Aji: Artis Tak Seharusnya Dapat Perlakuan Istimewa di DPR

Peran China di Panggung Global

Xi Jinping menanggapi positif kunjungan tersebut dengan menyatakan kesiapan China untuk berkolaborasi dengan Prancis. Dia menegaskan pentingnya menjalin kemitraan strategis yang lebih stabil dan komprehensif untuk kepentingan global.

Macron kemudian menggarisbawahi sinergi antara Prancis dan China dalam menciptakan kondisi perdamaian di Ukraina yang saat ini tengah dilanda konflik. Kerjasama ini diharapkan mampu mengatasi tantangan global yang lebih luas.

Keterlibatan dalam Isu Global

Dalam diskusinya, Macron menekankan bahwa dunia kini menghadapi berbagai tantangan kompleks yang memerlukan kolaborasi internasional. "Kita harus melanjutkan upaya demi perdamaian dan stabilitas di dunia, di Ukraina, dan wilayah lain yang terdampak oleh perang," tegasnya.

Kedua pemimpin berharap menghasilkan langkah konkret yang mampu membawa ketenangan di kawasan yang sedang konflik, menunjukkan visi mereka untuk masa depan hubungan internasional yang lebih harmonis.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni Berlanjut

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU