Jakarta kini resmi dinyatakan sebagai kota metropolitan terpadat di dunia dengan jumlah penduduk mencapai 42 juta jiwa, menggantikan Tokyo yang sebelumnya berada di posisi teratas.
Baca juga: Menggali Konsep Self Love: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri dalam Kehidupan Sehari-hari
Divisi Kependudukan PBB melaporkan bahwa Dhaka, Bangladesh, menduduki posisi kedua dengan hampir 40 juta penduduk.
Kondisi Demografi Jakarta
Laporan dari Divisi Kependudukan PBB menempatkan Jakarta sebagai kota terpadat di dunia dengan 42 juta penduduk, sedangkan Dhaka mencatatkan hampir 40 juta jiwa.
Tokyo, yang selama ini berada di posisi puncak, kini merosot ke peringkat ketiga dengan 33 juta penduduk. Penurunan ini disebabkan oleh stagnasi pertumbuhan populasi dan krisis demografis yang dihadapinya.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni Berlanjut
Tantangan Perkotaan di Jakarta
Pertumbuhan penduduk yang cepat membuat Jakarta menghadapi tantangan klasik yang umumnya dihadapi kota besar, seperti kemacetan, polusi, dan banjir.
Koordinasi antar wilayah Jabodetabek sering kali tidak berjalan dengan baik, menambah kompleksitas dalam penyelesaian masalah ini.
Rencana Pemindahan Ibu Kota
Untuk mengurangi beban di Jakarta, pemerintah Indonesia mengumumkan rencana pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur pada tahun 2019. Nusantara akan dibangun sebagai pusat pemerintahan baru.
Namun, ada kekhawatiran bahwa jika tidak ada perencanaan yang baik, kota baru ini dapat menjadi 'kota hantu'.
Baca juga: Keamanan dan Kelezatan Lari Malam: Panduan untuk Olahragawan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: