Jumat, 21 NOVEMBER 2025 • 14:27 WIB

Kisah Menggugah: Wanita Missouri Alami Lima Kali Stroke Usai Pijat 'Kretek'

Author

Kisah Menggugah: Wanita Missouri Alami Lima Kali Stroke Usai Pijat 'Kretek'

Haley Schoen, seorang wanita berusia 30 tahun dari Missouri, mengalami lima kali stroke setelah menjalani pijat 'kretek'. Kejadian ini bermula setelah ia melompat dari dinding panjat dan merasakan sakit di lehernya pada Januari 2019.

Baca juga: Adrian Wibowo: Pemain Indonesia-Amerika Pertama di Major League Soccer

Gejala yang awalnya diabaikannya semakin parah, mendorongnya untuk mencari pertolongan medis. Hasil CT scan kemudian mengungkap robekan di arteri vertebralis yang menyebabkan stroke berulang.

Awal Mula Gejala dan Keputusan untuk Berobat

Haley mula-mula merasakan gejala seperti 'saraf terjepit' setelah insiden saat melompat dari dinding panjat. Meskipun merasa tidak nyaman, ia memilih untuk mengabaikannya hingga rekan kerjanya memperhatikan cara jalannya yang terlihat tidak biasa.

Dia pun memutuskan mencari pengobatan dengan mendatangi seorang Chiropractor, berharap keluhannya bisa teratasi. Namun, setelah menjalani pijat 'kretek' sebanyak tiga kali, gejala justru semakin parah, ditandai dengan rasa hangat yang kuat di pangkal tengkoraknya.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta Tak Kondusif

Diagnosis Stroke dan Penanganan Medis

Kondisi fisik yang memburuk memaksa Haley untuk menemui dokter di rumah sakit. Melalui CT scan, ditemukan diseksi arteri vertebralis bilateral, yang menunjukkan adanya robekan pada arteri penyuplai darah ke otaknya.

Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa robekan pertama mungkin terjadi saat Haley jatuh dari dinding panjat, sementara robekan berikutnya diduga akibat pijat 'kretek' yang dilakukannya. Sayangnya, kondisi ini menyebabkan empat kali stroke sebelum akhirnya mendapatkan penanganan serius di rumah sakit.

Proses Pemulihan dan Dampak Jangka Panjang

Setelah diagnosis yang mengkhawatirkan, Haley harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit selama seminggu. Di sana, ia mulai belajar berjalan kembali, menandakan awal dari perjalanan pemulihannya.

Perubahan drastis dalam kehidupannya memaksa Haley untuk menjalani suntikan pengencer darah secara rutin agar tidak mengalami pembentukan gumpalan baru. Ia menuturkan, "Saya beralih dari melakukan pemotretan dan menjual rumah seharga jutaan dolar, menjadi tiba-tiba belajar berjalan lagi," menjelaskan betapa besarnya pengaruh stroke dalam hidupnya.

Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Korban di Kampus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU