Kamis, 20 NOVEMBER 2025 • 13:25 WIB

Presiden Jokowi Siap Berpidato di Bloomberg New Economy Forum 2025

Author

Presiden Jokowi Siap Berpidato di Bloomberg New Economy Forum 2025

Presiden Joko Widodo dijadwalkan memberikan pidato pada acara 7th Annual Bloomberg New Economy Forum yang akan berlangsung di Singapura. Pidato ini akan membahas arah pembangunan Indonesia serta perannya dalam ekonomi global pada hari Jumat, 21 November 2025.

Baca juga: Menggali Konsep Self Love: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri dalam Kehidupan Sehari-hari

Forum ini dihadiri oleh lebih dari 50 tokoh dunia dari pemerintahan dan sektor bisnis, yang akan membahas prospek pertumbuhan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi negara-negara di seluruh dunia.

Agenda Bloomberg New Economy Forum

Bloomberg New Economy Forum merupakan agenda penting dengan partisipasi para pemimpin dari berbagai sektor. Dipimpin oleh Chairman Michael Bloomberg, forum ini akan menjelajahi prospek pertumbuhan dan kemakmuran global.

Dalam situasi geopolitik yang kian tidak menentu, forum ini diharapkan menjadi wadah untuk evaluasi kolaboratif dalam mengatasi masalah-masalah seperti perdagangan, teknologi, dan investasi.

Melalui diskusi ini, para tokoh dunia diharapkan dapat menyusun strategi baru untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi saat ini.

Baca juga: Penembakan Staf KBRI di Lima, Peru: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Peran Indonesia di Panggung Global

Dalam pidatonya, Jokowi akan menyampaikan pandangan tentang arah pembangunan Indonesia yang selaras dengan dinamika internasional. Harapannya, forum ini dapat memperkuat kolaborasi antara negara-negara.

"Semoga dialog lintas-negara dan lintas-sektor di forum ini memperkuat kolaborasi dan mendorong inovasi," ungkap Jokowi.

Partisipasi Indonesia sebagai Dewan Penasihat Bloomberg New Economy menunjukkan pengakuan terhadap kontribusi negara dalam ide-ide untuk perkembangan ekonomi global.

Tantangan Global dan Strategi Baru

Forum ini juga akan membahas tantangan global yang semakin kompleks, termasuk kebijakan luar negeri Amerika Serikat dan China. Joko Widodo dan pemimpin dunia lainnya diharapkan membahas pembangunan aliansi baru untuk menghadapi tantangan tersebut.

"Berkembang di era yang ekstrem seperti ini membuat semua pihak harus mengevaluasi kembali asumsi lama tentang pergerakan perdagangan, teknologi, dan investasi," jelas Jokowi.

Diskusi yang diadakan di forum ini diharapkan dapat mengarah pada pengembangan strategi baru yang relevan dengan situasi global saat ini.

Baca juga: Keamanan dan Kelezatan Lari Malam: Panduan untuk Olahragawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU