Rabu, 19 NOVEMBER 2025 • 19:05 WIB

Kontroversi Turis Thailand Menari Telanjang Dada di Jepang

Author

Kontroversi Turis Thailand Menari Telanjang Dada di Jepang

Sebuah video viral menunjukkan seorang turis Thailand, Jack Papho, menari telanjang dada di atap mobil di Fujikawaguchiko, Jepang, memicu kemarahan di kalangan netizen dan pihak berwenang.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens

Diterbitkan pada 17 November 2025, video tersebut dengan cepat mendapatkan perhatian luas, menghasilkan lebih dari 12.000 komentar, dengan banyak yang mengecam perilakunya yang dianggap tidak sopan.

Kecaman dan Kontroversi Masyarakat

Setelah video berdurasi satu menit tersebut viral, banyak netizen Thailand mengkritik tindakan Jack Papho. Tanggapan dari masyarakat beragam, tapi banyak yang merasa aksi ini akan memperkuat stereotip negatif tentang turis asing, khususnya dari Thailand.

Seorang pengguna Facebook bahkan mengirimkan surat terbuka kepada Direktur Jenderal Departemen Urusan Konsuler Thailand, mendesak pemerintah untuk mencabut paspor Jack Papho. Surat itu menekankan bahwa perilakunya yang tidak pantas di luar negeri berpotensi merusak reputasi bangsa.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Transfer Alexander Isak

Respon dari Pemerintah dan Otoritas Jepang

Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand, Atthakorn Sirilatthayakorn, juga mengungkapkan kecamannya terhadap aksi Jack Papho. Dia mengatakan bahwa tindakan tersebut dapat berdampak negatif pada citra pariwisata Thailand dan pentingnya kesadaran budaya di kalangan turis.

Sementara itu, warganet Jepang juga mendesak untuk mencabut visa Jack. Mereka menyatakan bahwa akta tersebut dapat dilakukan berdasarkan Undang-Undang Paspor 1977 yang mengatur pelanggaran yang mengancam ketertiban umum.

Pernyataan Jack Papho dan Dampaknya

Menanggapi kritik yang diarahkan padanya, Jack Papho mengungkapkan bahwa ia tidak akan menghapus video itu dan ingin bertanggung jawab atas tindakannya. "Saya menerima semua kritik dan meminta maaf," ungkapnya.

Namun, saat ini video tersebut sudah tidak dapat diakses di akun YouTube-nya. Ini menunjukkan dampak signifikan dari insiden ini terhadap reputasi pribadinya serta citra Thailand secara keseluruhan.

Baca juga: Apple Siap Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU