Senin, 17 NOVEMBER 2025 • 15:49 WIB

Menteri ATR/BPN Tegaskan Perang Melawan Mafia Tanah Butuh Integritas dan Keteguhan Moral

Author

Menteri ATR/BPN Tegaskan Perang Melawan Mafia Tanah Butuh Integritas dan Keteguhan Moral

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Nusron Wahid, menegaskan bahwa menghadapi mafia tanah memerlukan keteguhan moral di kalangan aparatur BPN. Ia menekankan, tanpa integritas yang kuat, upaya digitalisasi dan penguatan regulasi akan sia-sia.

Baca juga: Adrian Wibowo: Pemain Indonesia-Amerika Pertama di Major League Soccer

Nusron menjelaskan betapa pentingnya menutup semua celah yang bisa dimanfaatkan oleh mafia tanah. Dengan komitmen yang kuat dari aparat BPN, mafia tanah akan kesulitan dalam menjalankan aktivitas ilegalnya.

Keteguhan Moral Aparatur sebagai Kunci

Nusron Wahid menjelaskan bahwa penegakan hukum saja tidak cukup untuk memberantas mafia tanah. 'Selama jajaran BPN tidak mau diajak kongkalikong, mafia tanah pasti kabur,' katanya.

Menurutnya, integritas aparatur ATR/BPN sangat penting dalam menolak godaan dari pihak-pihak yang berkepentingan. Pijakan ini menjadi kunci pencegahan mafia tanah memanfaatkan celah dalam sistem.

Saat ini, dengan adanya digitalisasi, perbaikan tata kelola dan penguatan regulasi harus ditingkatkan. Sistem yang transparan dan terintegrasi adalah langkah penting untuk mencegah praktik merugikan.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer Bombastis Menjelang Penutupan Bursa

Integritas dan Profesionalisme di Kementerian ATR/BPN

Nusron menegaskan bahwa profesionalisme aparatur Kementerian merupakan faktor kritis dalam menghadapi tantangan mafia tanah. Ia menjelaskan bahwa mafia bisa kembali muncul jika aparatur kehilangan integritas.

Ia menambahkan, 'Kita berantas, mereka akan muncul lagi dalam bentuk berbeda. Yang berubah hanya modelnya, bukan niat jahatnya.' Hal ini menunjukkan pentingnya antisipasi terhadap perubahan strategi mafia.

Implementasi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat sangat diperlukan untuk menutup ruang bagi mafia tanah. Tanpa pemahaman dan penerapan yang konsisten, peluang bagi mafia tidak akan tertutup.

Kepastian Hukum dan Transparansi Proses

Nusron menekankan bahwa negara perlu hadir dalam semua persoalan pertanahan. Kepastian hukum dan transparansi proses sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan kasus secara objektif.

Dengan integritas yang kuat di internal ATR/BPN, diharapkan setiap langkah yang diambil dapat mendukung pembersihan sektor pertanahan. Pemangku kepentingan diharapkan bersatu dalam misi ini.

Sistem yang baik dan terkelola dengan benar akan menjadi benteng utama dalam menghadapi praktik ilegal di sektor pertanahan.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas: Manchester United dan Manchester City Cari Kiper Baru

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU