Jenderal (Purn) TNI Wiranto mengungkapkan rasa duka yang mendalam setelah kepergian istrinya, Rugaiya Usman Wiranto, setelah merayakan ulang tahun pernikahan mereka yang ke-50.
Baca juga: Desta Ikut Dukung ‘Tuntutan 17+8’ untuk Keadilan dan Aspirasi Masyarakat
Pernyataan duka tersebut disampaikan di hadapan peti jenazah istrinya yang disemayamkan di Bambu Apus, Jakarta Timur, pada Minggu malam.
Perayaan Ulang Tahun Perkawinan yang Tersisa
Jenderal (Purn) TNI Wiranto mengekspresikan harapannya agar almarhumah Rugaiya bisa kembali sehat. Hal ini diungkapkan saat ia mengenang kembali momen ulang tahun pernikahan emas yang baru saja mereka rayakan.
"Memang keluarga mengharapkan bahwa ibu Uga Wiranto yang bersama-sama saya 50 tahun, baru kemarin kita merayakan ulang tahun perkawinan emas," ujar Wiranto di rumah duka.
Baca juga: Tips Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Kecil
Kehendak Illahi dan Harapan Seorang Suami
Dalam pernyataannya, Wiranto menunjukkan harapan besar seorang suami untuk terus bersama istri hingga akhir hayat, serta melihat cucu-cucunya tumbuh dewasa. Ia mengungkapkan pengalaman pahit yang harus diterima.
"Ibu Uga setelah menjalani satu proses pengobatan di rumah sakit, maka tadi sore pukul 15.55 dia telah kembali dipanggil ke Rahmatullah," tuturnya sambil menegaskan bahwa kehendak Allah tidak dapat ditolak.
Ucapan Terima Kasih kepada Para Pelayat
Jenderal Wiranto juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pelayat yang hadir untuk memberikan penghormatan terakhir. Ia meminta doa dari hadirin agar arwah almarhumah diterima di sisi Allah.
"Kami keluarga tentu hanya mohon doa restu dari para hadirin sekalian mudah-mudahan perjalanan almarhumah menghadap Allah SWT diberikan jalan yang lapang, jalan yang terang, dan diampuni segala kesalahannya," tutupnya.
Baca juga: Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Polisi yang Terluka dalam Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: