Minggu, 16 NOVEMBER 2025 • 15:22 WIB

Gubernur DKI Jakarta Tanggapi Isu Pakan Harimau di Taman Margasatwa Ragunan

Author

Gubernur DKI Jakarta Tanggapi Isu Pakan Harimau di Taman Margasatwa Ragunan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, merespons isu mengenai pakan harimau di Taman Margasatwa Ragunan yang diduga dibawa pulang oleh petugas. Setelah melakukan pengecekan, ia menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar.

Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Suara dan Tuntutan yang Harus Didengar

Pramono juga menegaskan bahwa harimau yang disebutkan dalam informasi itu dalam kondisi baik dan mendapatkan pakan yang cukup. Pernyataan ini disampaikan setelah acara Festival Storytelling di Kementerian Pendidikan di Jakarta.

Pernyataan Resmi Gubernur

Pramono Anung menegaskan bahwa isu tentang pakan harimau yang dibawa pulang petugas tidak terbukti kebenarannya. Ia mengatakan, 'Nggak ada, saya sudah cek,' saat menanggapi kekhawatiran publik mengenai keberadaan pakan untuk harimau di Ragunan.

Klarifikasi ini penting untuk mengurangi kepanikan masyarakat yang diperburuk oleh media sosial yang menyebarluaskan berita tersebut. Beberapa pengguna media sosial mengunggah video harimau yang tampak gelisah, yang membuat masyarakat semakin khawatir.

Baca juga: Pihak Kampus dan Polda Jabar Bantah TNI-Polri Masuk Kampus Saat Kericuhan

Klarifikasi Mengenai Kesejahteraan Harimau

Pramono merasakan urgensi untuk memberikan klarifikasi lebih jauh terkait kesejahteraan hewan-hewan di Taman Margasatwa Ragunan. Ia menegaskan bahwa semua hewan, termasuk harimau, mendapatkan pakan yang cukup dan dalam kondisi baik.

Ia juga menambahkan sebuah pernyataan tegas, 'Kalau berani ngambil makanan anak harimau saya, harimaunya tak keluarin nanti,' yang menunjukkan komitmennya terhadap pengelolaan pakan secara serius.

Reaksi Masyarakat dan Media Sosial

Isu mengenai pakan harimau menjadi viral, meningkatkan perhatian masyarakat terhadap kesejahteraan hewan di Kebun Binatang Ragunan. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki kepedulian tinggi terhadap perlindungan hewan.

Pramono berharap dengan penjelasan tersebut, publik bisa lebih tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak valid. Ia memastikan akan terus memantau keadaan hewan di Ragunan agar tetap dalam kondisi yang baik.

Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Korban di Kampus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU