Jumat, 14 NOVEMBER 2025 • 17:38 WIB

Kecelakaan Tragis di Buleleng: Lima Penumpang Turis Tewas

Author

Kecelakaan Tragis di Buleleng: Lima Penumpang Turis Tewas

Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Singaraja-Denpasar Km 7-8, Buleleng, Bali, pada Jumat pagi, 14 November 2025. Sebuah minibus Toyota Hiace yang mengangkut rombongan turis asal China menabrak pohon, mengakibatkan lima penumpang tewas dan delapan lainnya mengalami luka-luka.

Baca juga: Menggali Konsep Self Love: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri dalam Kehidupan Sehari-hari

Peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 04.30 Wita saat kendaraan yang dikemudikan oleh Arif Al Akbar melaju dari arah selatan menuju Singaraja. Rincian awal dari pihak kepolisian menyatakan minibus tersebut kehilangan kendali sebelum akhirnya menghantam pohon.

Rincian Kecelakaan

Minibus yang terlibat dalam kecelakaan ini membawa total 13 turis dari China. Saat kendaraan melewati jalan menikung dan menurun, tiba-tiba keluar dari jalur aspal dan masuk ke kebun milik warga.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, menjelaskan, "Hiace keluar dari jalur aspal, masuk ke kebun milik warga, lalu menghantam pohon hingga terpental." Kecelakaan terjadi di Km 7,7 Padangbulia, Sukasada.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil

Setelah kejadian, lima orang dinyatakan meninggal di RSUD Buleleng. Identitas korban yang tragis adalah Xu Huangyuan (66), Xu Mingbiao (61), Xu Yuexiang (52), Zhong Yuemei (63), dan Xu Huijuan (61).

Korban Luka dan Penanganan

Selain korban yang meninggal, terdapat delapan penumpang lainnya yang mengalami luka-luka dan saat ini dirawat di Rumah Sakit KDH Singaraja. Korban luka-luka tersebut antara lain Xu Yuehao (62), Xu Lihua (62), Xu Shaoling (62), Yang Junle (35), dan lainnya.

Kondisi mereka dalam proses perawatan intensif, dengan harapan dapat pulih secepatnya. Sementara itu, sopir Arif Al Akbar hanya mengalami lecet di kaki kanan dan tidak memerlukan perawatan medis lebih lanjut.

Penyebab Kecelakaan

Pihak kepolisian kini melakukan penyelidikan lebih mendalam untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut. Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa kurangnya kehati-hatian sopir saat mengemudikan kendaraan di jalur yang menikung dan menurun diduga menjadi faktor penyebab.

Kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden lalu lintas di Bali, yang kerap kali melibatkan kendaraan berat dan turis. Upaya peningkatan keselamatan jalan raya terus dilakukan oleh pihak berwenang.

Baca juga: Keamanan dan Kelezatan Lari Malam: Panduan untuk Olahragawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU