Istri pegawai Kantor Pelayanan Pajak Pratama Manokwari, yang berinisial AGT, ditemukan tewas setelah dilaporkan diculik di kawasan Reremi Puncak, Manokwari, pada Selasa (11/11/2025). Pembunuhan ini berlangsung saat suaminya bekerja dan korban hilang pada Senin (10/11/2025).
Baca juga: Novak Djokovic Kembali Melaju ke Semifinal US Open 2025
Kapolresta Manokwari, Kombes Pol Ongky Isgunawan, telah mengonfirmasi penemuan jenazah korban dan penangkapan pelaku penculikan kurang dari 24 jam setelah kejadian. Pelaku, yang diketahui merupakan mantan pekerja di rumah korban, menyembunyikan jenazah di dalam septic tank.
Detail Penemuan Jenazah Korban
Jenazah AGT ditemukan setelah upaya pencarian oleh polisi dengan menggunakan anjing pelacak. Kombes Ongky menyatakan, "Jenazah kami evakuasi ke RSUD Manokwari untuk proses visum," langkah penting dalam penyidikan.
Polisi berhasil mengidentifikasi pelaku, YH, yang sebelumnya pernah bekerja di rumah korban. Penangkapan pelaku memberi kesempatan kepada penyidik untuk mendalami motif di balik pembunuhan ini.
Baca juga: Adrian Wibowo: Pemain Indonesia-Amerika Pertama di Major League Soccer
Proses Penanganan Kasus
Setelah menerima laporan tentang hilangnya AGT, kepolisian segera memulai penyelidikan dan pengejaran. Kasat Reskrim Polresta Manokwari, AKP Agung Gumara Samosir, mengonfirmasi bahwa mereka telah mengetahui identitas pelaku sebelum penangkapannya.
Kombes Ongky menambahkan, "Ini merupakan hasil kerja cepat tim gabungan dalam menindaklanjuti laporan tindak pidana tersebut," menggarisbawahi pentingnya kerjasama antara Polda Papua Barat dan Polresta Manokwari.
Motif dan Investigasi Lanjutan
Meski pelaku telah ditangkap, penyidik masih perlu menggali lebih dalam untuk menguak motif di balik tindakan kriminal ini. Kombes Ongky menyatakan, "Informasi lebih rinci akan kami sampaikan kemudian," menandakan bahwa investigasi masih berlangsung.
Dugaan bahwa perampokan dan penculikan terjadi saat suami korban bekerja menambah kompleksitas kasus. Polisi mencurigai bahwa insiden tersebut berlangsung sekitar pukul 12.30 WIT pada hari Senin.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta Tak Kondusif
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: