Jumat, 07 NOVEMBER 2025 • 19:18 WIB

Kasus Kematian Diego Maradona: Tujuh Petugas Kesehatan Jadi Terdakwa

Author

Kasus Kematian Diego Maradona: Tujuh Petugas Kesehatan Jadi Terdakwa

Tujuh petugas kesehatan di Argentina kini menjadi terdakwa dalam kasus kematian legendaris sepak bola, Diego Maradona, yang terjadi lima tahun lalu.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni Berlanjut

Maradona, yang meninggal dunia pada usia 60 tahun, diduga mengalami kematian yang tidak wajar akibat kelalaian pihak medis dalam perawatannya.

Latar Belakang Kematian Maradona

Diego Maradona, yang dikenal sebagai salah satu pemain sepak bola terhebat sepanjang masa, meninggal pada 25 November 2020 akibat serangan jantung.

Lahir di Buenos Aires, Maradona meraih puncak prestasi ketika memimpin tim nasional Argentina meraih gelar Piala Dunia di Meksiko pada tahun 1986. Kematian Maradona terjadi di luar Buenos Aires, di mana ia sedang menjalani pemulihan pascaoperasi pembekuan darah di otak.

Kasus ini mencuri perhatian publik, terutama setelah adanya dugaan kelalaian yang menyebabkan kematian sang bintang.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Provokasi Massa

Tuduhan Terhadap Petugas Medis

Tujuh petugas kesehatan yang terlibat, termasuk dokter utama Maradona, Leopoldo Luque, diadili atas tuduhan pembunuhan berencana.

Tuduhan ini mencakup indikasi bahwa mereka telah menyadari risiko dari tindakan yang dilakukan tetapi mengabaikannya, yang meningkatkan kemungkinan kematian Maradona. Persidangan yang dimulai kembali pada bulan Maret lalu menyusul pembatalan sebelumnya dipicu oleh kontroversi terkait salah satu hakim yang terlibat dalam film dokumenter darurat.

Para terdakwa membantah segala kesalahan dan menyatakan bahwa mereka telah memberikan perawatan yang tepat.

Dampak Kematian Maradona dan Perjuangannya

Maradona dikenal tidak hanya karena keterampilannya dalam sepak bola, tetapi juga karena perjuangannya melawan berbagai masalah kesehatan selama hidupnya.

Ia sempat terjerat dalam kecanduan narkoba dan alkohol, yang berdampak pada kondisi fisiknya hingga mengancam nyawanya. Meskipun demikian, perjalanan karier Maradona menginspirasi jutaan orang di seluruh dunia.

Kisahnya menjadi simbol harapan bagi banyak generasi muda di Argentina yang bercita-cita menjadi atlet profesional.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Lille, Klub Bintang Prancis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU