Jumat, 07 NOVEMBER 2025 • 17:32 WIB

Nancy Pelosi Umumkan Pensiun dari Kongres pada 2027 Setelah 40 Tahun Berkarya

Author

Nancy Pelosi Umumkan Pensiun dari Kongres pada 2027 Setelah 40 Tahun Berkarya

Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat, Nancy Pelosi, mengumumkan rencananya untuk pensiun pada awal 2027, setelah 40 tahun berkarya di Kongres AS.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens

Dalam pernyataan video yang dirilis pada 6 November 2025, Pelosi menyatakan bahwa ia tidak akan mencalonkan diri lagi untuk posisi wakil rakyat.

Pendidikan dan Latar Belakang Keluarga

Nancy Pelosi lahir pada 26 Maret 1940 di Baltimore, Maryland, dalam keluarga yang memiliki sejarah panjang dalam pelayanan publik.

Ayahnya, Thomas D'Alesandro Jr., pernah menjabat sebagai Wali Kota Baltimore dan juga anggota Kongres, sedangkan kakaknya, Thomas D'Alesandro III, mengikuti jejak yang sama.

Setelah menyelesaikan pendidikan di Trinity College, Washington, DC, Pelosi bersama suaminya, Paul Pelosi, menetap di San Francisco dan kini memiliki lima anak dewasa serta sepuluh cucu.

Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Korban di Kampus

Karier Politik dan Pencapaian

Pelosi dikenal sebagai politikus senior yang mewakili negara bagian California dan merupakan anggota Partai Demokrat.

Ia mulai meraih perhatian luas ketika menyandang jabatan sebagai Ketua DPR di tahun 2007, yang menjadikannya perempuan pertama yang menduduki posisi tersebut.

Pada tahun 2013, Pelosi dilantik ke dalam National Women's Hall of Fame, sebuah pengakuan atas kontribusinya terhadap hak-hak perempuan.

Warisan dan Kontroversi

Selama masa jabatannya, Pelosi dikenal vokal dalam isu-isu hak asasi manusia, terutama terkait tindakan pemerintah Tiongkok terhadap komunitas Uighur dan Tibet.

Kunjungan kontroversialnya ke Taiwan pada Agustus 2022 menambah ketegangan antara AS dan Tiongkok dan digambarkan sebagai langkah provokatif yang memperkuat posisi internasional Taiwan.

Selain itu, Pelosi juga dianggap sebagai sosok yang menonjol dalam melawan politikus Republik, termasuk Presiden Donald Trump, yang menyebutnya sebagai 'makhluk keji' karena kepemimpinannya dalam dua pemungutan suara pemakzulan.

Baca juga: Menggali Peran Finfluencer dalam Meningkatkan Literasi Keuangan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU