Selasa, 04 NOVEMBER 2025 • 18:13 WIB

Kehancuran Jalur Gaza Capai 81% Akibat Serangan Berkelanjutan Israel

Author

Kehancuran Jalur Gaza Capai 81% Akibat Serangan Berkelanjutan Israel

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan bahwa kehancuran di Jalur Gaza telah mencapai 81 persen akibat serangan berkelanjutan oleh Israel sejak Oktober 2023.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual yang Mengubah Pengalaman Menonton

Data ini disampaikan oleh juru bicara PBB, Farhan Haq, yang merujuk pada laporan dari Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA).

Kondisi Kehancuran Jalur Gaza

Analisis terbaru oleh pusat satelit PBB menunjukkan bahwa sekitar 81 persen dari seluruh bangunan di Jalur Gaza mengalami kerusakan berat.

Farhan Haq menyatakan bahwa Gaza Utara melaporkan kenaikan kerusakan yang paling signifikan sejak Juli 2025, dengan hampir 5.700 bangunan terkena dampak langsung dari serangan tersebut.

Data Kerusakan yang Merata

Lebih dari 123.000 bangunan di Jalur Gaza telah teridentifikasi hancur, sementara sekitar 50.000 bangunan mengalami kerusakan parah atau sedang.

Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Demo Ricuh di Jakarta

Selain itu, terdapat sekitar 24.000 bangunan yang kemungkinan juga mengalami kerusakan.

PBB melaporkan bahwa renovasi telah dimulai di empat sekolah yang terkena dampak, dan dalam tiga hari terakhir, lima ruang belajar sementara telah dibuka kembali di Kota Gaza.

Dampak pada Masyarakat dan Kebutuhan Mendatang

Farhan Haq menyatakan, 'Peningkatan respons bantuan yang sedang berlangsung memberi dampak positif bagi masyarakat di seluruh wilayah Jalur Gaza.'

Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa masih banyak yang perlu dilakukan untuk memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat yang terus menderita akibat konflik.

Hingga saat ini, lebih dari 68.000 warga Palestina dilaporkan tewas akibat agresi ini, sementara jutaan lainnya terpaksa mengungsi.

Baca juga: Korea Selatan Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU