Selasa, 04 NOVEMBER 2025 • 11:07 WIB

Korban Meningkat akibat Uji Coba Pabrik RDF Rorotan di Jakarta

Author

Korban Meningkat akibat Uji Coba Pabrik RDF Rorotan di Jakarta

Jumlah korban dari uji coba pabrik pengolahan sampah Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan di Jakarta Utara terus meningkat, dengan 23 anak dilaporkan menderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan infeksi mata.

Baca juga: Hasil Imbang Memuaskan: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos

Ketua RT setempat menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada tindakan dari pemerintah daerah untuk menanggapi situasi yang merugikan kesehatan warga.

Akibat Kesehatan di Cakung

Wahyu Andre, Ketua RT 18 RW 14 Klaster Shinano Jakarta Garden City di Cakung, Jakarta Timur, menyatakan bahwa jumlah anak yang terdampak terus bertambah. 'Terus bertambah jika minggu lalu 20 anak, saat ini sudah tambah jadi 23 anak yang terdampak,' ujarnya.

Keberadaan pabrik RDF Rorotan dianggap sebagai penyebab utama masalah kesehatan yang dialami warga. Polusi udara atau kontaminasi yang berasal dari pabrik tersebut diduga memengaruhi kesehatan anak-anak di lingkungan sekitar, menyebabkan tidak hanya ISPA tetapi juga gangguan mata.

Andre mempertanyakan tanggung jawab pemerintah, menyatakan, 'Di mana tanggung jawab pemerintah daerah, tanggung jawab RDF, atas jatuhnya korban warga yang sakit?'

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia

Kurangnya Respons dari Pemerintah

Warga setempat telah mengajukan surat audiensi kepada Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, namun hingga kini belum ada tanggapan dari pihak gubernur. Andre mengungkapkan kekecewaan, mengatakan, 'Belum ada kabar sama sekali, mungkin dianggap belum jadi prioritas utama.'

Frustrasi warga semakin meningkat karena tidak adanya kejelasan yang konkret dari pemerintah untuk menangani masalah kesehatan ini. 'Mungkin dianggap biasa warga sakit ISPA dan sakit mata,' tambahnya, menyoroti bahwa hal ini semakin menurunkan harapan mereka terhadap perhatian pemerintah.

Tanpa adanya upaya nyata untuk pengobatan atau kompensasi, warga merasa diabaikan dan terpinggirkan.

Rencana Pertemuan Gubernur dengan Warga

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, telah mengonfirmasi niatnya untuk menemui masyarakat yang terdampak dan membahas pengoperasian RDF Plant Rorotan. 'Dalam waktu dekat saya akan ke lapangan, dan saya juga akan menerima warga yang mengeluh tentang RDF Rorotan,' ungkapnya.

Pramono menegaskan bahwa masalah ini tidak hanya terkait dengan fasilitas pabrik, tetapi juga mencakup permasalahan pengangkutan dan jenis sampah yang diolah. 'Permasalahannya bukan di RDF-nya, karena sebenarnya kita sudah commissioning sampai dengan 1.000-1.200,' jelas Pramono.

Harapan muncul di kalangan warga bahwa solusi yang lebih efisien dapat ditemukan dengan interaksi lebih lanjut antara pemerintah dan masyarakat.

Baca juga: Korea Selatan Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU