Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menangkap pelaku penembakan pengacara berinisial WA di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pelaku mengaku melakukan aksinya karena merasa kesal dengan tindakan korban dan rekan-rekannya yang memaksa masuk ke lokasi yang dijaga kelompoknya.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni Berlanjut
Penanganan Kasus dan Identifikasi Pelaku
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan bahwa pelaku penembakan teridentifikasi berinisial HD (37) asal Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Pelaku merasa bahwa korban, WA, bersama rekan-rekannya telah melakukan intimidasi terhadap kelompoknya, yang bertugas menjaga tanah kosong di kawasan tersebut.
Pihak kepolisian juga mengungkapkan bahwa penangkapan pelaku dilakukan tidak lama setelah kejadian, yang menunjukkan respons cepat dari aparat keamanan. Penyidik pun berharap dapat mengembangkan kasus ini lebih jauh dengan mengidentifikasi kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Baca juga: Korea Selatan Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Kondisi Korban dan Olah Tempat Kejadian Perkara
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk puluhan senjata tajam. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri, menyatakan bahwa petugas menemukan '20 senjata tajam, tiga alat pukul, dan satu senapan angin' di lokasi kejadian.
Fakta ini menunjukkan potensi konflik yang lebih dalam di area tersebut, di mana kelompok yang menjaganya diduga seringkali melakukan intimidasi terhadap pihak lain. Penemuan barang bukti ini akan menjadi kunci dalam penyelidikan yang lebih lanjut.
Proses Evakuasi dan Penyelidikan Lanjutan
Setelah insiden penembakan yang terjadi pada Selasa, 28 Oktober 2025, pukul 07.28 WIB, korban langsung dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Korban harus menjalani operasi untuk mengangkat proyektil yang tertembak di punggungnya, sementara polisi masih mengumpulkan keterangan dari 40 saksi yang ada di sekitar lokasi.
Penyelidikan lanjutan terus dilakukan oleh pihak kepolisian untuk menggali lebih dalam latar belakang peristiwa ini, serta untuk memastikan bahwa pelaku yang terlibat dapat diidentifikasi dan ditindak sesuai dengan hukum.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: