Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit serius yang disebabkan oleh virus dengue, ditularkan lewat gigitan nyamuk Aedes, dan menjadi perhatian utama saat musim hujan di Indonesia.
Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Langkah Menuju Transparansi
Penting bagi masyarakat untuk memahami gejala DBD dan cara penanganan yang tepat, guna mencegah komplikasi yang lebih fatal.
Gejala Demam Berdarah
Demam Berdarah biasanya diawali dengan gejala demam tinggi yang datang secara tiba-tiba. Selain demam, gejala ini bisa disertai dengan sakit kepala parah, nyeri otot dan sendi, serta nyeri di belakang mata.
Penderita juga dapat mengalami mual, muntah, dan kelelahan yang luar biasa. Ruam kulit biasanya muncul sekitar 3 hingga 5 hari setelah demam dimulai.
Dalam beberapa kasus, gejala dapat memburuk dan memerlukan perhatian medis segera. Oleh karena itu, pemahaman mengenai gejala DBD sedari awal sangatlah penting.
Baca juga: Penembakan Staf KBRI di Lima, Peru: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Diagnosis DBD
Untuk mendiagnosis DBD, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik serta menanyakan riwayat kesehatan pasien. Tes darah juga diperlukan untuk memeriksa kadar trombosit dan kehadiran virus dengue.
Tidak semua demam tinggi disebabkan oleh DBD, sehingga pemeriksaan lanjut sering kali diperlukan untuk menghindari diagnosis yang keliru. Konsultasi dengan tenaga kesehatan sangat dianjurkan jika gejala muncul, agar diagnosis dapat dilakukan tepat dan cepat.
Penanganan dan Perawatan
Penanganan DBD disesuaikan dengan tingkat keparahan gejalanya. Pada kasus ringan, pasien disarankan untuk banyak beristirahat dan mengonsumsi cairan yang cukup.
Obat penurun demam seperti paracetamol dapat digunakan untuk melegakan gejala demam dan nyeri. Namun, penting untuk dihindari penggunaan obat anti-inflamasi non-steroid seperti ibuprofen.
Untuk kasus yang lebih serius, perawatan di rumah sakit mungkin diperlukan. Di rumah sakit, cairan infus dan pengawasan ketat akan dilakukan untuk mencegah kondisi yang lebih parah.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer Bombastis Menjelang Penutupan Bursa
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: