Kamis, 23 OKTOBER 2025 • 11:46 WIB

Pentingnya Beasiswa dan Program PPG untuk Peningkatan Kualitas Guru di Indonesia

Author

Pentingnya Beasiswa dan Program PPG untuk Peningkatan Kualitas Guru di Indonesia

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, baru-baru ini mengumumkan bahwa pada tahun 2026, sebanyak 150.000 guru akan mendapatkan beasiswa pendidikan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualifikasi akademik guru yang belum memiliki gelar Strata 1 (S1) atau Diploma 4 (D4).

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas

Setiap guru penerima beasiswa akan mendapatkan bantuan pendidikan sebesar Rp 6 juta per tahun, dibagi menjadi Rp 3 juta per semester, sebagai salah satu langkah pemerintah dalam meningkatkan profesionalisme dalam dunia pendidikan.

Pendidikan yang Diberikan Melalui Beasiswa

Menurut Mu'ti, program beasiswa ini pertama kali diterapkan tahun ini untuk 12.500 guru yang mengikuti pendidikan melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Pentingnya program ini, katanya, adalah untuk mendukung pengembangan profesionalisme guru yang belum memiliki pendidikan formal yang memadai.

Dengan adanya bantuan pendidikan ini, diharapkan para guru dapat melanjutkan studi mereka dan akhirnya mencapai gelar yang diinginkan. Hal ini tidak hanya akan meningkatkan kualitas pengajar, tetapi juga membawa dampak positif bagi pendidikan di Indonesia secara keseluruhan.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Transfer Alexander Isak

Pendanaan dan Target Program PPG

Selain beasiswa, pemerintah juga merencanakan peningkatan kapasitas guru melalui Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Tahun ini, sebanyak 600.000 guru telah terdaftar dalam program ini, dengan target jumlah peserta meningkat menjadi 808.000 pada tahun depan.

Mu'ti menyatakan, "Tahun ini dengan target 600.000 semuanya sudah terpenuhi, sudah mulai pelaksanaan, dan tahun depan untuk 808.000 sekian guru mengikuti PPG." Ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas guru melalui pendidikan lanjutan.

Perluasan Pelatihan dan Kesejahteraan Guru

Program pelatihan guru akan diperluas untuk mencakup bidang pembelajaran mendalam, pengajaran coding, dan kecerdasan buatan (AI). Mu'ti menambahkan bahwa pelatihan bimbingan konseling juga akan diberikan kepada guru non-BK dan upgrading bagi yang sudah memiliki kualifikasi di bidang tersebut.

Dalam upaya peningkatan kesejahteraan guru, pemerintah akan menaikkan tunjangan sertifikasi. Guru non-ASN, khususnya, akan mendapatkan tunjangan sebesar Rp 2 juta setiap bulan, sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan pengajar.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni Berlanjut

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU