Kamis, 23 OKTOBER 2025 • 10:15 WIB

Viral! Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Terkejut dengan Asal Air Mineral

Author

Viral! Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Terkejut dengan Asal Air Mineral

Video Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengenai asal air baku untuk air minum kemasan dari sumur bor telah viral di media sosial.

Baca juga: Adrian Wibowo: Pemain Indonesia-Amerika Pertama di Major League Soccer

Interaksi ini memicu pertanyaan publik tentang pengambilan air tanah oleh pabrik air mineral di Subang.

Asal Usul Air Mineral di Indonesia

Dalam video yang diunggah di akun YouTube @KANGDEDIMULYADICHANNEL, Dedi Mulyadi bertanya kepada pekerja pabrik mengenai sumber air mineral.

Dedi terlihat terkejut saat mengetahui bahwa air yang digunakan berasal dari bawah tanah melalui sumur bor, di luar asumsi umum masyarakat.

Pertanyaannya, 'Ngambil airnya dari sungai?' memicu penjelasan mengenai pengambilan air tanah, menggambarkan keingintahuan yang ada mengenai proses tersebut.

Ungkapan Dedi, 'Dikira oleh saya dari air permukaan. Dari air sungai atau mata air,' menunjukkan adanya kebingungan luas di kalangan masyarakat mengenai proses ini.

Regulasi dan Kategori Air Menurut Standar Internasional

Pengambilan air tanah diatur oleh standar internasional dan nasional, sebagaimana dijelaskan oleh IGRAC, badan riset di bawah UNESCO.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens

Air minum kemasan dikelompokkan menurut kategori yang ditetapkan oleh FDA, termasuk air dari sumur artesis dan air mineral.

Kategori air dari sumur artesis mengacu kepada air yang ditarik dari aquifer kedap, sedangkan air mineral harus memenuhi kriteria tertentu.

Hal ini penting untuk pemahaman masyarakat mengenai sumber daya air yang aman dan layak konsumsi.

Fakta Terbaru tentang Air Mineral di Indonesia

Peraturan terbaru mengenai air minum kemasan diatur dalam Peraturan Menteri Perindustrian No. 26/2019, yang mendefinisikan kategori air.

Menurut Badan Standarisasi Nasional (BSN), mayoritas air minum kemasan di Indonesia adalah 'Air Mineral', dengan merek terkenal seperti Aqua dan Le Minerale.

Data menunjukkan bahwa 70 hingga 85 persen air mineral di Indonesia berasal dari air bawah tanah, meskipun penggunaan air untuk air botolan masih relatif sedikit.

Hal ini menyoroti pentingnya pengelolaan sumber daya air untuk kebutuhan konsumen dan irigasi di tanah air.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Lille, Klub Bintang Prancis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU