Rabu, 22 OKTOBER 2025 • 10:59 WIB

Pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren: Langkah Strategis untuk Meningkatkan Dukungan Pemerintah

Author

Pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren: Langkah Strategis untuk Meningkatkan Dukungan Pemerintah

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengumumkan pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren di Kementerian Agama RI. Pengumuman ini disampaikan melalui Wakil Menteri Agama, Muhammad Syafi'i, pada Apel Peringatan Hari Santri 2025.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens

Keputusan ini bertujuan untuk memberikan perhatian lebih terhadap perkembangan pesantren di Indonesia dengan dukungan personel dan pendanaan yang memadai.

Perintah Pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren

Wakil Menteri Agama RI, Muhammad Syafi'i, mengungkapkan bahwa perintah untuk membentuk Direktorat Jenderal Pesantren berasal dari Kementerian Sekretariat Negara. Ia menyatakan, "Bapak Presiden melalui Mensesneg memerintahkan untuk segera mendirikan Dirjen Pesantren di Kementerian Agama Republik Indonesia."

Keputusan ini tercatat dalam surat resmi dengan nomor B-617/M/D-1/HK.03.00/10/2025 yang diterbitkan pada 21 Oktober 2025. Prinsip utama dari pembentukan Direktorat Jenderal ini adalah memberikan perhatian yang lebih dalam mengelola pesantren di seluruh Indonesia.

Syafi'i menegaskan, "Dengan surat ini saya ingin menyatakan bahwa Presiden telah menyetujui untuk segera dibentuknya Dirjen Pesantren di lingkungan Kemenag untuk lebih bisa memberikan perhatian baik secara personel maupun pendanaan."

Baca juga: Kota-Kota Terbaik di Indonesia untuk Liburan Sendirian

Amanat Menteri Agama Terkait Pembentukan Ditjen Pesantren

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, juga menyoroti pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren dalam sambutannya. Ia berharap hari santri ini menjadi momentum bagi Presiden Prabowo untuk menandatangani keputusan pembentukan tersebut.

Nasaruddin dalam amanatnya menyatakan, "Mudah-mudahan Bapak Presiden Prabowo memberikan hadiah pada hari santri ini dalam bentuk penandatanganan Kepres (pembentukan) Dirjen ini."

Pernyataan ini menunjukkan harapan besar dari masyarakat pesantren untuk mendapatkan dukungan lebih dari pemerintah melalui kementerian terkait.

Impikasi Pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren

Pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren diharapkan dapat meningkatkan dukungan kepada pesantren, baik dalam hal personel maupun pendanaan. Ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran pesantren dalam pembangunan nasional.

Kementerian Agama, melalui Dirjen Pesantren, akan diharapkan mampu mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi oleh pesantren dan menyediakan berbagai program yang dapat mendukung perkembangan mereka.

Dilihat dari sudut pandang pembangunan, langkah ini diharapkan dapat membuat pesantren lebih berdaya saing dan meningkatkan kontribusinya terhadap masyarakat dan bangsa.

Baca juga: Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Polisi yang Terluka dalam Demonstrasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU