Senin, 20 OKTOBER 2025 • 16:27 WIB

Insiden Pungutan Liar di Warung Selebriti Mengguncang Pasar Minggu

Author

Insiden Pungutan Liar di Warung Selebriti Mengguncang Pasar Minggu

Warung milik pasangan selebriti Epy Kusnandar dan Karina Ranau di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, belakangan ini menjadi sorotan setelah kedatangan preman yang diduga meminta pungutan liar.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens

Kejadian ini terekam dalam video viral yang memperlihatkan Karina terlibat cekcok dengan sosok yang meminta jatah dari usaha mereka, menciptakan keresahan di kalangan pengusaha lokal.

Cekcok dengan Preman

Dalam video yang menyebar di media sosial, Karina tampak emosional saat memperdebatkan tuntutan preman yang ingin meminta jatah dari warungnya. 'Perkara makanan tuh kecil, tapi caranya. Caranya tidak seperti itu, kami ini tidak numpang di sini capek, kami sampai pagi,' ungkap Karina dengan nada tegas.

Karina juga menggarisbawahi kerja keras mereka dalam menjalankan bisnis ini. 'Kalau preman yang sopan dong. Orang baru juga berjualan baru berusaha udah digangguin,' ucapnya, menunjukkan bagaimana tekanan ini berpengaruh pada semangat berjualan mereka.

Pengusaha kecil seperti Karina mewakili banyak usaha baru yang berjuang di tengah ancaman pungutan liar, menciptakan nuansa ketidakadilan yang mencolok.

Baca juga: Aliansi BEM SI Siapkan Aksi Unjuk Rasa Besar pada 2 September 2025

Tanggapan Pihak Kepolisian

Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela, mengonfirmasi bahwa insiden ini sedang dalam penyelidikan. Dia menyatakan, 'Sudah monitor. Yang ada di IG (Instagram) belum ada yang datang ke Polsek,' menunjukkan bahwa belum ada laporan resmi yang diterima dari masyarakat.

Anggiat juga mengimbau kepada masyarakat yang merasa dirugikan agar segera melapor. 'Diimbau yang merasa dirugikan supaya datang dan melaporkan ke Polsek,' tambahnya, menegaskan komitmen kepolisian dalam menangani masalah premanisme.

Sikap responsif ini diharapkan dapat memberikan perlindungan lebih bagi pelaku usaha kecil yang seringkali menjadi target praktik pungutan liar.

Dampak pada Usaha Kecil

Kejadian ini menarik perhatian pada tantangan yang dihadapi pelaku usaha kecil, terutama di Jakarta, di mana pungutan liar masih menjadi masalah serius. Situasi ini dapat sangat mengkhawatirkan bagi pengusaha baru, terutama yang tengah merintis usaha.

Karina menginginkan perhatian yang lebih besar terhadap pelaku usaha kecil agar bisa beroperasi tanpa tekanan. 'Harapannya usaha kecil bisa berkembang tanpa gangguan,' ungkapnya, menekankan harapan untuk lingkungan usaha yang lebih kondusif.

Kekhawatiran ini menjadi tantangan bagi pengusaha yang ingin bertahan dan berkembang di tengah kondisi yang tidak menentu akibat praktik premanisme.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU