Senin, 20 OKTOBER 2025 • 10:31 WIB

Teguran atau Sapaan? Bahlil Lahadalia Bicara Soal Interaksi Dengan Prabowo

Author

Teguran atau Sapaan? Bahlil Lahadalia Bicara Soal Interaksi Dengan Prabowo

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bagaimana ia sering menerima teguran dari Presiden Prabowo Subianto. Namun, ia menekankan bahwa teguran tersebut lebih bersifat sapaan daripada peringatan serius.

Baca juga: Novak Djokovic Kembali Melaju ke Semifinal US Open 2025

Dalam interaksi yang dilaksanakan di kediaman Prabowo di Jakarta, Bahlil mencatat bahwa setiap panggilan dari presiden sering kali mengandung nada sayang hingga perintah.

Teguran Sebagai Sapaan

Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa teguran dari Prabowo lebih kepada sapaan ramah dan interaksi positif selama pertemuan. Ia menyatakan, 'Tegur apa? Ya saya setiap dipanggil pasti ditegur. Ditegur sapa, ditegur sayang, ditegur perintah'.

Prabowo memiliki kepribadian terbuka dan humoris, sehingga seringkali candaan disisipkan dalam konteks formal rapat. Bahlil menekankan bahwa komunikasi yang baik antar menteri penting untuk menjaga harmonisasi kerja.

'Dan bapak presiden kan orangnya sangat terbuka...', imbuh Bahlil mengenai sifat Prabowo yang mendukung suasana dialog dalam kabinet.

Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Demo Ricuh di Jakarta

Peringatan Mengenai Kinerja Kabinet

Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto juga memberikan peringatan kepada para menteri untuk bekerja secara optimal dengan integritas. Dalam pidatonya, dia menyampaikan bahwa ada konsekuensi reshuffle bagi menteri yang tidak mengikuti arahan.

Prabowo menjelaskan bahwa mekanisme peringatannya cukup tegas, 'Satu kali peringatan masih nakal, masih nggak mau dengar, dua kali peringatan. Tiga kali, apa boleh buat, reshuffle'. Pernyataan ini menunjukkan komitmennya terhadap kinerja kabinet.

'Yang kasihan rakyat Indonesia', jelasnya sambil menekankan fokus utama pemerintah adalah kesejahteraan masyarakat.

Ketidakpedulian terhadap Penolakan

Prabowo juga menyatakan ketidaktakutannya terhadap potensi bentrokan dengan pihak yang menolak kebijakannya, khususnya dari kalangan yang dianggap korup. Ia mengungkapkan, 'Saya enggak apa-apa dibenci asal rakyat saya tidak benci saya'.

Meskipun ada peringatan tentang kemungkinan demonstrasi besar-besaran dari para koruptor, Prabowo menegaskan tekadnya untuk terus melawan, 'Enggak ada urusan, yang penting rakyat Indonesia mendukung saya'.

Ia yakin bahwa dukungan masyarakat akan terus mengalir dalam perjuangannya melawan korupsi dan manipulasi, 'Saya tidak ragu-ragu, saya akan hadapi'.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas: Manchester United dan Manchester City Cari Kiper Baru

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU