Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri meluncurkan sistem pelayanan digital baru untuk pengurusan kendaraan, termasuk dalam proses cek fisik. Dengan inovasi ini, pemilik kendaraan hanya perlu mengunggah foto daripada menggesek nomor rangka dan mesin.
Baca juga: Novak Djokovic Kembali Melaju ke Semifinal US Open 2025
Menurut Kombes Pol Sumardji, Kasubdit BPKB Ditregident Korlantas Polri, langkah ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi ketidaknyamanan saat cek fisik kendaraan.
Transformasi Layanan BPKB menjadi Digital
Layanan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) di Indonesia mengalami transformasi dari sistem konvensional ke digital. Sumardji menjelaskan bahwa dengan hadirnya BPKB elektronik, semua proses pencatatan kendaraan akan dikerjakan secara digital, sehingga pelayanan menjadi lebih cepat.
Ia juga menekankan pentingnya perubahan ini untuk meningkatkan kepuasan masyarakat. 'Pelayanan BPKB sudah tidak konvensional lagi, semuanya sudah digital, mulai dari cek fisik digital, arsip digital, sampai BPKB elektronik,' ungkapnya.
Inovasi ini diharapkan dapat mengakomodasi berbagai jenis kendaraan, termasuk yang lebih tua, yang sebelumnya sering mengeluh tentang proses cek fisik yang rumit.
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Provokasi Massa
Proses Cek Fisik yang Lebih Praktis
Inovasi cek fisik digital memungkinkan pemilik kendaraan untuk menggunakan kamera dalam mendokumentasikan nomor rangka dan nomor mesin. 'Kenapa ada cek fisik digital? Satu, karena kita tahu di cek fisik itu banyak hal yang membuat masyarakat itu selalu komplain,' kata Sumardji.
Proses ini dianggap lebih efisien dibandingkan cara lama yang meminta pemilik kendaraan untuk menggesek nomor rangka dan mesin. 'Dulu orang cek fisik itu kan gesek, nanti nggak, cukup difoto saja,' tambahnya.
Dengan adanya perubahan ini, diharapkan pengurusan kendaraan menjadi lebih cepat dan lebih sederhana untuk semua pihak yang terlibat.
Persiapan Pengadaan Perangkat Digital
Korlantas Polri saat ini sedang berupaya menyiapkan perangkat cek fisik digital di semua Polda dan Polres sebagai bagian dari komitmen untuk peningkatan layanan. Sumardji menjelaskan, 'Kami lagi berproses untuk memenuhi semua Polda dan Polres kaitannya dengan perangkatnya.'
Pengadaan perangkat ini merupakan langkah awal untuk menciptakan sistem pelayanan yang lebih modern. Dengan perbaikan layanan ini, diharapkan pemilik kendaraan bisa menikmati proses pengurusan yang lebih lancar dan tanpa hambatan.
Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk efektifitas, tetapi juga untuk menjawab keluhan masyarakat terkait sulitnya proses cek fisik yang sebelumnya berlaku.
Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Korban di Kampus
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: