Kamis, 16 OKTOBER 2025 • 15:52 WIB

Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Penyekapan di Pondok Aren: Mobil Dinas Pakai Pelat Palsu

Author

Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Penyekapan di Pondok Aren: Mobil Dinas Pakai Pelat Palsu

Polda Metro Jaya mengonfirmasi bahwa mobil dinas yang ditemukan di lokasi penyekapan di Pondok Aren, Tangerang Selatan, menggunakan pelat nomor palsu.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta Tak Kondusif

Sebanyak sembilan tersangka telah ditangkap dalam kasus ini, sementara penyelidikan terkait penganiayaan terhadap korban sedang berlangsung.

Penyelidikan Kasus Penyekapan

Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi menyatakan bahwa pelat mobil dinas yang terparkir saat kejadian ternyata tidak valid. 'Baik, berdasarkan info dari penyidik, maka pelat nomor yang ditemukan itu adalah palsu,' ujar Ade Ary di Polda Metro Jaya.

Dalam proses penyelidikan ini, pihak polisi juga menemukan seragam Polri yang ditinggalkan di lokasi penyekapan. Selain itu, mereka menyita airsoftgun yang diduga digunakan oleh pelaku penyekapan.

Polda Metro Jaya menekankan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus ini sesuai dengan prosedur yang berlaku. 'Jadi mohon waktu, tim masih terus bekerja melakukan pendalaman,' tambahnya.

Baca juga: Menggali Peran Finfluencer dalam Meningkatkan Literasi Keuangan

Penangkapan dan Penyelidikan Tersangka

Sembilan orang telah ditangkap terkait kasus ini, terdiri dari delapan laki-laki dan satu perempuan. Para pelaku yang ditangkap diidentifikasi sebagai MAM (41), NN (52), VS (33), HJE (25), S (35), APN (25), Z (34), I, dan MA (39).

Penyidik Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya kini tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap para tersangka. Mereka diberi pertanyaan mengenai hubungan di antara mereka dan motif di balik tindak kejahatan.

Media sosial sempat dihebohkan dengan sebuah video viral menunjukkan tiga pria tanpa baju yang tampak mengalami penganiayaan. Mereka terlihat saling mengoleskan balsem ke punggung masing-masing, sementara luka-luka tampak di tubuh mereka.

Kronologi Kejadian

Kejadian ini bermula dari sepasang suami istri yang hendak membeli mobil di wilayah Pondok Aren. Suami wanita tersebut mengajak dua temannya untuk menemani transaksi yang ternyata berakhir dengan penyekapan.

Alih-alih bertemu dengan penjual, mereka justru dibawa ke sebuah rumah dan disekap oleh sekelompok pria. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa sang istri berhasil melarikan diri setelah dua hari disekap, sementara ketiga pria lainnya mengalami penganiayaan.

Kronologi yang beredar di media sosial sampai saat ini belum sepenuhnya menjadi versi resmi dari kepolisian. Oleh karena itu, pihak kepolisian meminta masyarakat untuk menunggu informasi dari sumber yang resmi.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas: Manchester United dan Manchester City Cari Kiper Baru

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU