Selasa, 14 OKTOBER 2025 • 15:43 WIB

Diabetes Melitus: Ancaman Kesehatan di Kalangan Pekerja Perkotaan Indonesia

Author

Diabetes Melitus: Ancaman Kesehatan di Kalangan Pekerja Perkotaan Indonesia

Diabetes melitus (DM) kini menjadi salah satu penyakit tidak menular yang menyumbang angka kematian tinggi di Indonesia.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia

Sebuah penelitian terkini menunjukkan bahwa pekerja di wilayah perkotaan memiliki risiko signifikan terhadap diabetes, khususnya di kalangan individu berusia di atas 45 tahun.

Faktor Risiko Diabetes pada Pekerja Perkotaan

Menurut data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, sekitar 9,3 persen pekerja di perkotaan mengalami diabetes, dengan hampir sepertiga menderita hipertensi dan obesitas sentral.

Mayoritas responden dalam penelitian ini terdiri dari laki-laki (69,5 persen), memiliki tingkat pendidikan rendah (68,4 persen), dan bekerja di sektor nonformal (60,4 persen).

Sebagian besar pekerja berusia 35–54 tahun, di mana proporsi perokok dan bukan perokok mendekati angka 40 persen masing-masing.

Menariknya, meskipun 77,5 persen pekerja melaksanakan aktivitas fisik yang cukup, 95,1 persen tidak mengonsumsi buah dan sayur dalam jumlah yang disarankan.

Analisis Risiko Berbasis Usia dan Kebiasaan

Studi juga menunjukkan hubungan erat antara usia dan risiko diabetes. Pekerja berusia 55–64 tahun berisiko sembilan kali lebih tinggi menderita diabetes dibandingkan kelompok yang lebih muda.

Baca juga: Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Polisi yang Terluka dalam Demonstrasi

Di sisi lain, perokok harian memiliki risiko 36,7 persen lebih rendah dibandingkan bukan perokok, meskipun kebiasaan merokok tetap mengandung risiko tinggi terhadap penyakit lainnya.

Lebih lanjut, individu yang menderita hipertensi atau obesitas sentral memiliki risiko 1,7 kali lebih besar untuk mengalami diabetes.

Hal ini menunjukkan perlunya perhatian lebih terhadap kesehatan reproduksi pekerja dengan kondisi kesehatan yang ada.

Upaya Pencegahan dan Pelibatan Perusahaan

Pekerja perkotaan harus menghadapi tantangan kesehatan terkait pola hidup dan lingkungan kerja. Oleh karena itu, perusahaan diharapkan untuk berperan aktif dalam pengendalian diabetes di tempat kerja.

Langkah proaktif seperti pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, dan lingkar perut secara berkala dapat dilakukan melalui kerja sama dengan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM).

Skrining rutin bagi pekerja berusia di atas 35 tahun dianggap penting untuk deteksi dini diabetes, serta program edukasi tentang pola makan sehat dan bahaya merokok.

Penerapan gaya hidup aktif serta konsumsi gizi seimbang dapat membantu menurunkan risiko diabetes di antara pekerja.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU